SuaraKaltim.id - Aksi brutal dilakukan oknum Satpol PP terhadap istri pemilik warung kopi (warkop) saat melakukan razia pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di Kabupaten Gowa Sulawesi Selatan (Sulsel) pada Rabu (14/7/2021) malam. Dalam video viral, memperlihatkan oknum tersebut diduga memukul perempuan yang sedang hamil itu.
Dalam video yang diunggah akun Facebook bernama Ivan Van Houten, peristiwa itu disebut terjadi di Warkop Ivan Riyana di Kecamatan Panciro, Kabupaten Gowa, Provinsi Sulawesi Selatan.
Tayangan tersebut memperlihatkan dengan jelas ada dua pria berseragam Satpol PP mendatangi seorang wanita yang duduk di kursi. Suasana terlihat seperti berada di dalam sebuah warkop. Sedangkan di dekatnya, ada satu pria lain yang memakai kaos berwarna biru.
Pria yang mengenakan kaos biru itu terlihat tengah merekam kedatangan Satpol PP menggunakan ponsel. Anggota Satpol PP yang menyadari direkam saat razia, tidak diam begitu saja dan menampar pria berbaju biru itu.
Perempuan yang duduk di atas kursi spontan berdiri dan mengamuk melempari oknum Satpol PP menggunakan kursi kayu karena menampar pria berbaju biru tersebut.
Oknum Satpol PP yang terkena lemparan itu langsung berbalik dan memukul perempuan tersebut. Beberapa pengunjung yang menyaksikan kejadian itu, langsung berusaha melerai. Sehingga, oknum Satpol PP yang memukul segera meninggalkan lokasi.
"Pelan-pelan pak. Orang lagi hamil, santai pak, orang lagi hamil. Tunggu saya lapor, lihat pak. Dia memukul. Kurang ajar dia memukul," kata pria berbaju biru tersebut seperti dikutip SuaraSulsel.id, Rabu (14/7/2021).
Sementara itu, Kasatpol PP Gowa Alimuddin Tiro mengaku, telah menerima adanya aksi pemukulan yang dilakukan oleh anggotanya terhadap perempuan yang sedang hamil. Meski begitu, dia belum memastikan kebenaran peristiwa itu karena alasan jaraknya jauh dari lokasi kejadian.
Sebab itu, Alimuddin, baru bisa memastikan peristiwa itu setelah melakukan pengecekan di lokasi.
Baca Juga: Tekan Penyebaran Covid-19M, BPJS Ketenagakerjaan Bagikan 2.000 Safety Kit
"Saya ini baru juga dapat telepon, bahwa ada katanya saya punya anggota. Tapi ini saya belum cek kebenaran karena saya juga keluar patroli ini. Saya ini kan tadi menuju Malino. Mendapat kabar bahwa ada anggota, ini belum saya cek kebenarannya. Yang kasih kabar teman, anggota juga. Jauh lokasi saya ke TKP. Malino ke Sungguminasa 60 kilometer. Nanti satu jam paling cepat saya sampai Sungguminasa," katanya seperti dilansir Suarasulsel.id, Rabu (14/7/2021) malam.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Pembagian Seragam Gratis Pemprov Kaltim Terlambat, Orangtua Terpaksa Beli Dulu
-
JPMorgan Berikan Validasi Atas BBRI, Kualitas Aset Membaik
-
Suara.com Audiensi dengan DPD RI Kaltim, Bahas Sinergi Publikasi dan Keterbukaan Informasi
-
KUR BRI Dukung Rosyidah Terus Kembangkan Usaha Olahan Hasil Laut di Indramayu
-
Strategi Dorong UMKM Desa Berkembang Melalui Peran Mantri BRI, Simak Kisah dari Sumatera Utara Ini