SuaraKaltim.id - Sebuah warung ramen di Kabupaten Garut, Jawa Barat (Jabar) tiba-tiba viral di media sosial. Pasalnya warung tersebut memajang baliho promo yang memancing perhatian publik.
Dalam video yang diunggah dalam akun Tiktok @Cuzzlathif pada baliho tersebut tertulis promo PPKM Buy 1 Get 1 Free kecuali Presiden dengan menampilkan foto Joko Widodo (Jokowi).
Namun akhirnya baliho tersebut diturunkan paksan oleh oknum aparat yang mendatangi warung tersebut beramai-ramai.
Dalam video singkat itu terlihat beberapa aparat pemerintah setempat tengah mencopot bahilo tersebut.
Sebelum mencopot bahilo tersebut, terlihat beberapa orang aparat tengah mengerubungi seseorang terkait isi kalimat yang terpampang di dalam bahilo yang berukuran cukup besar.
Diduga alasan aparat pemerintah mencopot bahilo tersebut lantaran tak terima dengan isi kalimat yang terpasang didalam bahilo warung ramen satu ini yang tak memberikan promo bagi Presiden Jokowi.
Karena di dalam isi kalimat bahilo ini terdapat gambar Presiden Joko Widodo dan tulisan yang menunjukkan promo tersebut tidak berlaku bagi Jokowi seorang.
"Merdeka! Promo PPKM buy 1 get 1 free ramen. Kecuali Presiden," bunyi keterangan kalimat dalam baliho tersebut.
Lantaran aksi petugas tersebut beberapa warganet mengomentarinya dalam akun tersebut.
Baca Juga: Warung Ramen Digeruduk Gara-gara Baliho Tak Beri Promo Buat Jokowi, Netizen: Baperan Amat!
"Ownernya ku anggap gagah dan pemberani" tulis akun Tiktok ***kurni******
Sindiran juga dilayangkan warganet lainnya.
"Kaya gini cepat tanggaap, giliran koruptor lembek," tulis akun N**ame.
Sementara itu, akun lainnya juga menyayangkan adanya langkah aparat tersebut dan membandingkannya dengan penangkapan koruptor.
"Ga ada kerjaan banget, yang kayak ginian di urusin!!! Urusin tuh yang makan duit rakyat, yang bikin rakyatnya dipaksa puasa!!!" kata akun Tiktok C***yb***.
"Ada tulisan presiden aja langsung copot... gabut bener nih aparat... ga ada kerjaan lain kah?" sambung akun Tiktok r****.
Berita Terkait
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- HP Xiaomi yang Bagus Tipe Apa? Ini 7 Rekomendasinya di 2026
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Kabar Bantuan Iuran BPJS Warga Samarinda Dihentikan, Pemprov Kaltim Klarifikasi
-
Tolak Kebijakan Pemprov Kaltim soal Iuran JKN, Wali Kota Samarinda: Tidak Adil!
-
Penetapan Tersangka Dipertanyakan, Kasus Muara Kate Diduga Ada 'Kambing Hitam'
-
Pemprov Kaltim Alihkan 49 Ribu Peserta BPJS, Pemkot Samarinda Menolak!
-
Keterlibatan Keluarga Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud di Berbagai Posisi Strategis