SuaraKaltim.id - Kabupaten Kutai Kartanegara menyumbangkan kasus kesembuhan tertinggi pada update harian Covid-19 di Provinsi Kalimantan Timur, Jumat (6/8/2021).
Juru bicara Satgas Covid-19 Provinsi Kaltim Andi Muhammad Ishak mengatakan, tambahan kasus sembuh di wilayah Kaltim sebanyak 2.585 kasus dan 918 kasus diantaranya terjadi di Kabupaten Kutai Kartanegara.
"Tambahan kasus kesembuhan lainnya terjadi di Berau 140 kasus, Kutai Barat 124 kasus, Kutai Timur 241 kasus, Mahakam Ulu 87 kasus, Paser 89 kasus, Penajam Paser Utara 67 kasus, Balikpapan 629 kasus, Bontang 181 kasus dan Samarinda 109 kasus," kata Andi Muhammad Ishak di Samarinda.
Andi menyebutkan kasus terkonfirmasi positif masih mengalami kenaikan yang siginifikan yakni sebanyak 1.815 kasus dan tertinggi terjadi di Balikpapan dengan tambahan 512 kasus.
Tambahan kasus terkonfirmasi positif lainnya terjadi di Berau 157 kasus, Kutai Barat 105 kasus, Kutai Kartanegara 313 kasus, Kutai Timur 224 kasus, Mahakam Ulu 66 kasus, Paser 76 kasus, Penajam Paser Utara 79 kasus, Bontang 147 kasus dan Samarinda 136 kasus.
" Akumulasi kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kaltim mencapai 127.848 kasus, sedangkan yang telah dinyatakan sembuh sebanyak 102.384 kasus," kata Andi.
Andi menambahkan untuk kasus meninggal dunia turut mengalami penambahan sebanyak 87 kasus dengan rincian di Berau 7 kasus, Kutai Barat 1 kasus, Kutai Kartanegara 20 kasus, Kutai Timur 9 kasus, Paser 1 kasus, Penajam Paser Utara 9 kasus, Balikpapan 29 kasus, Bontang 9 kasus dan Samarinda 2 kasus.
" Jumlah keseluruhan pasien Covid-19 meninggal dunia di Kaltim menjadi 3.803 kasus," jelas Andi.
Berdasarkan data Satgas Covid-19 Provinsi Kaltim per 6 Agustus 2021 menyebutkan pasien Covid-19 yang masih menjalani perawatan vaik di Rumah Sakit maupun Isolasi Mandiri sebanyak 21.661 orang.
Baca Juga: Positif COVID-19 di Jakarta Barat Turun 453 Kasus
Pasien tersebut tersebar di Balikpapan sebanyak 7.433 orang, Kutai Barat 2.529 orang, Kutai Timur 2.309 orang, Bontang 2.210 orang dan Kutai Kartanegara 1.796 orang.
Selanjutnya, Samarinda 1.692 orang, Berau 1.558 orang, Panajam Paser Utara 812 orang, Paser 802 orang dan Mahakam Ulu 520 orang.
Sumber: ANTARA
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
HUT ke-81 RI, BRI Tegaskan 8 Kontribusi Nyata untuk Kemajuan Indonesia
-
73 Hotspot Terpantau di Kalsel, Kemenhut Dorong Verifikasi Dini Karhutla
-
Strategi BRI Melejitkan Potensi Ekonomi Lokal Lewat UMKM Desa
-
Sakit Hati Sering Diolok-olok, Pegawai Bakar Ruang Rapat Diskominfo Kukar
-
Rumah Sakit Baru di Samarinda Ini Siapkan Teknologi Baca DNA