SuaraKaltim.id - Seorang pemuda mengakui telah menemukan markas vaksin di bawah laut. Pernyataan pemuda itu pun viral di media sosial.
Video viral tersebut diunggah oleh salah satu akun TikTok bernama Brian Daniel. Dalam video tersebut, Brian mengaku melihat alien terdampar di bibir pantai dan dipasangi garis polisi.
"Aku melihat alien di pantai dikelilingi oleh pejabat pemerintahan," tulis Brian seperti disadur dari Suara.com, Selasa (12/8/2021).
Berangkat dari temuan tersebut, ia mencoba melakukan investigasi. Ia menemukan adanya lingkaran di dalam laut yang diyakini sebagai markas alien.
Tak hanya itu, ia juga melihat ada foto UFO di atas markas alien yang berada di tengah lautan tersebut.
"Kita bisa lihat ada sesuatu mirip UFO di atas markas alien," ujarnya.
Saat ditelusuri lagi, ternyata ia menemukan ada banyak markas alien di pesisir pantai.
Video tersebut langsung viral di media sosial dan menjadi sorotan publik.
Banyak warganet menduga foto yang ia yakini sebagai UFO tersebut hanyalah kapal biasa.
Baca Juga: Sudah Dapat Izin Bikin Tenda Hajatan Keluarga, Digerebek Polisi Gegara tetangga Kompor
"Bro, itu cuma perahu di atas air," ujar seorang warganet.
"Eksperimennya salah," timpal warganet lain.
"Yang ada di air itu cuma perahu biru, jangan khawatir," ucap warganet lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
-
Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Potret Indonesia dari Dekat, BRI inFrame 2026 Rekam Kisah Ekonomi Kerakyatan
-
Danamon Travel Fair Hadir Kembali, Raih Promo Hemat hingga 70%
-
254 Penerbangan di Kalimantan Terganggu Akibat Kabut Asap Karhutla
-
Karhutla Kaltim: Hotspot Naik 2 Kali Lipat, Asap Berasal dari Kebakaran Lokal
-
Di Tengah Gaung Erau dan IKN, Guru Kukar Didorong Adaptif Terhadap Teknologi