SuaraKaltim.id - Borneo FC Samarinda terus mematangkan persiapan jelang menjajal Liga 1 2021 yang rencananya akan bergulir mulai 27 Agustus.
Kompetisi musim ini akan digelar di tengah pandemi Covid-19. Dengan begitu, perhelatan akbar liga tertinggi Tanah Air ini akan menerapkan protokol kesehatan (prokes) ketat.
Dalam setiap pertandingan, tak ada lagi suara riuh dukungan dari suporter dalam stadion. Termasuk tak ada lagi laga kandang menjadi konsekwensi yang dilakoni masing-masing tim.
“Alhamdulilah latihan yang kami jalani berjalan dengan lancar sejauh ini. Tidak ada pemain cedere menjadi poin penting dari latihan kami jelang kompetisi nanti,” ujar Asisten pelatih Borneo FC, Ahmad Amiruddin, dikutip dari Inibalikpapan.com - jaringan Suara.com, Sabtu (14/8/2021).
Mantan striker timnas ini menjelaskan, saat ini program yang diberikan kepada Sultan Samma dkk terkait taktik yang akan diterapkan dalam pertandingan sesuai keinginan pelatih.
“Sejauh ini kami masih menggenjot pemain dari sisi pemahaman taktik. Ini menjadi hal penting untuk mengetahui apa yang diinginkan pelatih dengan komposisi pemain sekarang ini,” ujarnya
Di sisa waktu, Amiruddin memastikan akan ada uji coba yang dilakoni tim asal Kota Tepian. Untuk mengetahui, sejauhmana pemain sudah menyerapkan latihan yang dijalani selama ini.
“Kami membutuhkan uji coba untuk menilai kesiapan taktik pemain. Dalam minggu ini kami akan jadwalkan dengan tim lokal di Samarinda,” pungkasnya.
Baca Juga: Borneo FC Terus Matangkan Taktik Jelang Bergulirnya Liga 1 2021
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
HUT ke-81 RI, BRI Tegaskan 8 Kontribusi Nyata untuk Kemajuan Indonesia
-
73 Hotspot Terpantau di Kalsel, Kemenhut Dorong Verifikasi Dini Karhutla
-
Strategi BRI Melejitkan Potensi Ekonomi Lokal Lewat UMKM Desa
-
Sakit Hati Sering Diolok-olok, Pegawai Bakar Ruang Rapat Diskominfo Kukar
-
Rumah Sakit Baru di Samarinda Ini Siapkan Teknologi Baca DNA