Ia berjualan di Kukar sejak 2015. Tiap tahun menjadi hal yang pasti baginya untuk ke Kota Raja buat berjualan.
"Ini kan acara tiap tahun, jadi pasti saya kesini, selebiihnya saya cuma supir saja," lugasnya.
Tak hanya Hilman dan Juan, Imam juga memiliki cerita. Bersama Juan, ia memilih Kukar sebagai peraduannya.
Imam menjelaskan, pengiriman bendera dilakukan melalui ekspedisi ke Samarinda. Lalu setelahnya, diambil Imam kemudian dijualkan.
Untuk penyediaan bendera, ia menyiapkan 5 karung. Dengan masing-masing isi sebanyak 100 bendera untuk dijual.
"Musiman aja (jualan bendera), mau dapat untung atau gak, kita tetap pulang. Kalau saya ke Garut. Disini mah cuma sebulan cuma buat itu (berjualan)," lugasnya.
Sama seperti yang lain, harapan juga dimiliki Imam di 17 Agustus nanti. Ia ingin Indonesia bisa sembuh dari Covid-19.
"Sederhana aja, cuma itu," pungkasnya.
Kontributor: Apriskian Tauda Parulian
Baca Juga: Album Checkmate ITZY Susul Catatan Manis BLACKPINK dan aespa
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Pemprov Kaltim Rincikan Anggaran Renovasi Rumah Dinas Gubernur Rp25 Miliar
-
Wali Kota Samarinda Tolak Penghapusan Iuran BPJS, Begini Jawaban Pemprov Kaltim
-
Kabar Bantuan Iuran BPJS Warga Samarinda Dihentikan, Pemprov Kaltim Klarifikasi
-
Tolak Kebijakan Pemprov Kaltim soal Iuran JKN, Wali Kota Samarinda: Tidak Adil!
-
Penetapan Tersangka Dipertanyakan, Kasus Muara Kate Diduga Ada 'Kambing Hitam'