SuaraKaltim.id - Kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa, merupakan salah satu bait yang ada dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945.
Mungkin itu yang mengilhami sang pembuat spanduk yang berada di Jalan Juanda Samarinda. Aksinya pun viral di media sosial.
Menggunakan spanduk berlatar warna jingga, dengan tulisan tebal berwarna putih yakni "Merdeka Dari Krisis Iklim". Spanduk itu tergantung rapi di flyover Jalan Juanda.
Warga di jalan pun memperhatikan, dan sempat memvideokan.
Dikutip dari @kabarsamarinda_official, video itu hanya berdurasi beberapa detik. Dengan jumlah tayangan yang ditonton warganet sebanyak 25.431 dan disukai sebanyak 4.058 saat berita ini ditulis, Senin (16/8/2021).
Keterangan tulis dari pemilik akun juga menarik perhatian warganet untuk memberikan komentar.
"Kalau kalian merdeka dari apa wal?," tulisnya.
Tanggapan warganet dalam kolom komentar
"Merdeka Mun dari kebaktian ( Urip Sumoharjo ) belok kanan," kata warganet.
Baca Juga: Ini Bangunan Bersejarah di Kota Solo yang Menjadi Saksi Bisu Kemerdekaan RI
"MERDEKA DARI KRISIS PERASA'an," ucap yang lain.
"Merdeka dari banjir," sindir warganet mengingat Kota Samarinda memang sering mengalami banjir.
"MERDEKA DARI KRISIS CUACA," timpal yang lain.
"Merdeka dari krisis Harapan," tandas warganet lainnya.
Jadi, apa harapan mu di Hari Kemerdekaan RI ke-76?
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
-
Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Potret Indonesia dari Dekat, BRI inFrame 2026 Rekam Kisah Ekonomi Kerakyatan
-
Danamon Travel Fair Hadir Kembali, Raih Promo Hemat hingga 70%
-
254 Penerbangan di Kalimantan Terganggu Akibat Kabut Asap Karhutla
-
Karhutla Kaltim: Hotspot Naik 2 Kali Lipat, Asap Berasal dari Kebakaran Lokal
-
Di Tengah Gaung Erau dan IKN, Guru Kukar Didorong Adaptif Terhadap Teknologi