SuaraKaltim.id - Kasus penambahan Covid-19 yang dalam beberapa hari ini menurun, berimbas pada turunnya angka Bed Occupancy Rate (BOR) rumah sakit yang menangani pasien Covid-19 di Kota Balikpapan.
Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan, Andi Sri Juliarty mengatakan, untuk saat ini kondisi tempat tidur yang ada di rumah sakit di hari ini, Rabu (18/8/2021) ada 367 tempat tidur, angka tersebut jauh menurun dibandingkan Selasa (17/8) yang masih diangka 762 tempat tidur terisi.
“Artinya ada penurunan sampai 50 persen untuk tempat tidur yang terpakai,” ujarnya dikutip dari Inibalikpapan.com--Jaringan Suara.com.
“Begitupun dengan kondisi ruang ICU juga turun menjadi 48 persen dari tingkat keterisian,” tambahnya.
Ia juga menambahkan, fokus untuk penanganan Covid-19 kedepannya akan kepada warga yang sedang melaksanakan isolasi mandiri (isoman) di rumah.
“Hari ini saja kota Balikpapan ada penambahan 88 kasus baru Covid-19 dengan banyak yang berkriteria orang tanpa gejalab dibandingkan dengan yang bergejala berat,” kata Dio sapaannya.
Penurunan ini juga berdampak pada tenaga kesehatan yang juga bisa lebih banyak beristirahat. Mengingat mereka juga akan diberikan vaksin dosis ketiga atau booster, sehingga butuh waktu tambahan untuk rehat.
“Mudah-mudahan kasus kian landai dan keterisian tempat tidur dan ruang icu di rumah sakit semakin berkurang,” harapnya.
Baca Juga: Vaksinasi di Batam Capai 73 Persen, Ternyata Sempat Ada Selisih Penerima Vaksin
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
Terkini
-
Ribuan Warga Tertipu Ajang Lari Samarinda Half Marathon
-
BRI Dorong PMI Naik Kelas, Fokus Kembangkan Usaha Produktif di Daerah
-
Perkuat Intermediasi Perbankan, BRI Optimalkan Dana SAL bagi Pertumbuhan Ekonomi Nasional
-
Haraku Ramen Samarinda Resmi Dibuka, Halal Mulai Rp25 Ribu
-
Dana Ilegal Tidak Mengalir ke Perbankan, Kejati Sebut Kerugian Negara Rp1,4 Triliun Dikembalikan