SuaraKaltim.id - Penangkapan kelompok terduga teroris belakangan ini semakin masif dilakukan oleh Densus 88 Antiteror. Para terduga teroris diamankan menjelan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-76.
Densus 88 Antiteror menilai jaringan terduga teroris Jamaah Islamiyah (JI) sangat lihai dalam berbaur dengan masyarakat. Densus 88 meminta masyarakat waspada karena jaringan JI dapat dengan mudah menyesuaikan dengan kondisi yang ada.
Sejak 2019 hingga kini, Densus 88 Antiteror telah menangkap 123 orang terduga jaringan teroris JI.
“Kami mengingatkan bahwa JI sangat lihai menyesuaikan dengan kondisi keadaan yang ada. Mungkin [mereka] ikut berpolitik juga, menyusup ke dalam masyarakat,” ungkap Kabag Bantuan Operasi Densus 88, Kombes Pol. Aswin Siregar, dalam konferensi pers di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Jumat (20/8/2021).
Baca Juga: Buru Buronan Teroris Poso, Kapolda Sulteng Keliling Hutan hingga Gunung Pakai Helikopter
Kemudian, di masyarakat, para teroris jaringan JI ini menggunakan cara-cara yang terlihat damai. Bahkan mereka menggunakan cara-cara agamis agar tidak dilihat sebagai teroris.
“Kemudian menggunakan cara-cara yang terlihat damai dan aman, seperti menggunakan kotak amal, menggunakan tablig untuk kumpulkan dana, dan sebagainya,” kata Aswin.
Aswin juga menjelaskan pada 2019 telah dilakukan penangkapan terhadap 25 anggota teroris jaringan JI. Sedangkan pada 2020 terdapat 64 anggota teroris jaringan JI dan pada 2021 ditangkap 53 anggota teroris jaringan JI ini.
Teror HUT RI
“Tapi dari jumlah penangkapan yang banyak tadi, jenderal kita harus tetap waspada dan tetap istilahnya menjaga keamanan di wilayah kita masing-masing,” ungkapnya.
Baca Juga: Polri Sebut Masih Ada Dua Terduga Teroris di Jatim Diburu Densus 88
Densus 88 menangkap 53 orang terduga teroris selama medio Agustus 2021 atau menjelang HUT ke-76 Kemerdekaan RI. Polri menyebut mereka hendak melakukan teror ke pemerintah saat perayaan Hari Kemerdekaan.
Berita Terkait
-
Review 12 Strong: Kisah Heroik Pasukan Khusus AS Pasca Peristiwa 11/09/2001
-
Cek Fakta: Penghancuran Masjid Tempat Teroris Menyusun Rencana
-
BNPT Ungkap Strategi Digital Lawan Ekstremisme: Libatkan NU, Muhammadiyah, dan LSM
-
BNPT Perkuat Strategi Anti-Terorisme, Gandeng Masyarakat Sipil di RAN PE Fase 2
-
Waspada! BNPT Ungkap Keresahan Sosial Jadi Celah Rekrutmen Teroris
Tag
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
Demi Jay Idzes Merapat ke Bologna, Legenda Italia Turun Gunung
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
Terkini
-
APBD Terpangkas Rp 300 Miliar, Pemkab PPU Matangkan Program Kartu Cerdas
-
Libur Lebaran di Beras Basah: 3.000 Pelancong, Mayoritas Wisatawan Lokal
-
Harga Sewa Kapal ke Pulau Beras Basah: Mulai Rp 550 Ribu, Ini Daftarnya!
-
Dua Penghargaan Internasional dari The Asset Triple A Awards 2025 Sukses Diboyong BRI
-
Dari Nganjuk ke Sepaku, Wisatawan Rela Tempuh Perjalanan Jauh Demi IKN