SuaraKaltim.id - PSSI memastikan kompetisi liga 1 musim 2021-/2022 akan bergulir pada 27 Agustus pekan depan. Hal itu disambut positif dari para pemain.
Pasalnya, sejak Maret 2020 tidak ada kompetisi di Tanah Air setelah penghentian jadwal akibat pandemi Covid-19. Lalu beberapa kali kemudian rencana kembali menggelar kompetisi tertunda, namun tetap terhalang dengan alasan yang sama.
Salah satu pemain Borneo FC Samarinda, Javlon Guseynov mengungkapkan, penundaan kompetisi telah berdampak negatif pada fisik dan mental para pemain.
“Sulit bagi kami. Karena kami sudah lama menunggu. Sulit menjalani hari tanpa pertandingan bola, hanya rencana, rencana dan rencana saja.,” ujarnya disadur dari Inibalikpapan.com--Jaringan Suara.com, Minggu (22/8/2021).
Sehingga stoper berdarah Uzbeskistan ini berharap, tidak ada lagi penundaan kompetisi nasional.
Karena klub, pemain dan suporter sudah tak sabar digelarnya kembali kompetisi di musim ini
“Jadi saya harap dalam 2 mnggu ini kami akan mulai kompetisinya. Dan saya pikir kita semua akan bahagia untuk bisa melanjutkan dan memulai kompetisi baru ini,” pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Nestapa Siswa SMK di Samarinda, Meninggal Akibat Sepatu Sempit karena Tak Mampu Beli
-
Pembantaian Satu Keluarga di Perbatasan Kaltim-Kalteng, 5 Orang Tewas Mengenaskan
-
Kemendagri Kasih Paham Rudy Mas'ud, Sentil Penggunaan Anggaran Kaltim
-
Setahun Cuma Setor Rp500 Juta, DPRD Samarinda Pertanyakan Bagi Hasil Varia Niaga
-
Banyak Aduan soal Anggaran, Pengelolaan APBD Kaltim Dikawal Khusus Kemendagri