SuaraKaltim.id - Badan Intelijen Negara (BIN) menggelar vaksinasi Covid-19 bagi pelajar di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Bontang, Kalimantan Timur (Kaltim). Kegiatan vaksinasi ini secara serentak digelar di 10 provinsi.
Kepala BIN Daerah (Kabinda) Kalimantan Timur, Brigjen TNI Danni Koswara mengatakan para pelajar antusias mengikuti kegiatan vaksinasi ini. Dia bersyukur kegiatan ini berjalan lancar.
"Pada kesempatan kali ini menyelenggarakan vaksinasi massal terhadap siswa dan siswi Madrasah Aliyah Negeri Bontang, berjalan dengan baik dan lancar. Terima kasih," kata Danni kepada wartawan, Senin (23/8/2021)
Menurut Danni, kegiatan vaksinasi ini sempat sedikit terkendala akibat cuaca. Namun, para pelajar peserta vaksinasi tetap berantusias hingga pelaksanaannya diklaim sesuai yang diharapkannya.
"Walaupun pada pertengahan acara, sempat terjadi hujan lebat dan terkendala sedikit. Tetapi hal itu bisa dilalui dan acara tetap berlanjut sehingga pelaksanaannya berjalan seperti yang kita harapkan," katanya.
Selain menggelar vaksinasi bagi pelajar, BIN juga menggelar vaksinasi bagi warga dengan sistem jemput bola dari rumah ke rumah atau door to door. Kegiatan ini digelar di 10 provinsi yang meliputi; Kalimantan Timur, Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Banten, Sumatera Barat, Sumatera Utara, Riau, dan Sulawesi Selatan.
Adapun dosis vaksin yang disiapkan BIN dalam kegiatan vaksinasi serentak ini, yakni sebanyak 50 ribu. Dalam kegiatan tersebut, BIN turut pula memberikan bantuan berupa vitamin kepada pelajar dan sembako kepada masyarakat yang menjadi peserta vaksinasi.
Presiden Joko Widodo alias Jokowi didampingi oleh Kepala BIN Jenderal Polisi (Purn) Budi Gunawan turut meninjau pelaksanaan vaksinasi di 10 provinsi ini. Salah satunya di Madiun, Jawa Timur.
"Kita harapkan dengan program vaksinasi untuk anak-anak bisa mengurangi penyebaran Covid-19 di negara kita," kata Jokowi di Madiun, Jawa Timur, Kamis (19/8) kemarin.
Baca Juga: Ingin Segera Gelar PTM, Kota Bandung Minta Pemerintah Tambah Stok Vaksin untuk Remaja
Berita Terkait
-
Progres Vaksinasi ke Guru dan Remaja, Nadiem Bicara Kewajiban Sekolah Buka Opsi Tatap Muka
-
Ibu Hamil dan Anak Usia 12-17 Tahun Masuk dalam Kelompok Khusus Penerima Vaksin
-
Ingin Segera Gelar PTM, Kota Bandung Minta Pemerintah Tambah Stok Vaksin untuk Remaja
-
Sudah Ada! Daftar 3 Tempat Vaksin Pfizer di Jakarta
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
BRI Buka Penawaran ORI030, Investasi ORI Aman dengan Kupon Bulanan
-
BRI Peduli Percepat UMKM Perempuan Bogor Tembus Pasar Lewat Olahan Buah Pala
-
Suara.com Audiensi dengan KPID Kaltim, Bahas Masa Depan Industri Media
-
BRI Tekan Cost of Fund ke 2,33 Persen, Profitabilitas Makin Kokoh Berkat Penguatan CASA
-
Kantor Dinas Pendidikan Kutai Kartanegara Digeledah Terkait Korupsi Insentif Guru