SuaraKaltim.id - Pemerintah pusat akan kembali kirimkan vaksin dalam minggu ini hingga dua minggu ke depan ke seluruh Indonesia. Hal ini disampaikan. Menteri Kesehatan (Menkes) RI Budi Gunadi Sadikin.
Ia bahkan meminta masyarakat dan pemerintah daerah (Pemda) untuk tidak perlu khawatir kehabisan stok vaksin Covid-19.
Katanya, Indonesia akan kembali kedatangan vaksin Covid-19 dalam jumlah banyak hingga September 2021. Totalnya mencapai 112 juta dosis.
"Oleh karena itu, rakyat Indonesia dan pemerintah daerah tidak usah khawatir, kita pastikan kirimkan ke daerah-daerah cukup banyak minggu ini dan minggu depan," ujarnya disadur dari Suara.com, Rabu (25/8/2021).
Adapun kedatangan 112 juta dosis ini secara bertahap. Di minggu keempat dan minggu kelima Agustus 2021 sebanyak 32 juta dosis yang akan. Sisanya, 80 juta dosis, berdasarkan data estimasi Kemenkes, akan datang sepanjang September 2021.
Untuk proses pendistribusiannya, Kemenkes hanya mengirimkan sampai tingkat provinsi. Setelahnya pemerintah provinsi (Pemprov) diharap bisa mendistribusikan vaksin hingga ke tingkat akhir. Yakni, hingga ke tingkat pemda kabupaten dan kota.
"Kami minta tolong, distribusinya dari pemda sampai terakhir kabupaten kota di pastikan lancar, karena dari pusat kita distribusikan ke provinsi, nanti provinsi dan kabupaten kota akan ditribusikan sampai titik terakhir," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- 5 HP Infinix Kamera Bagus dan RAM Besar, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Samsung Kamera Bagus dan RAM Besar, Pas buat Multitasking
Pilihan
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
Terkini
-
Pemprov Kaltim Rincikan Anggaran Renovasi Rumah Dinas Gubernur Rp25 Miliar
-
Wali Kota Samarinda Tolak Penghapusan Iuran BPJS, Begini Jawaban Pemprov Kaltim
-
Kabar Bantuan Iuran BPJS Warga Samarinda Dihentikan, Pemprov Kaltim Klarifikasi
-
Tolak Kebijakan Pemprov Kaltim soal Iuran JKN, Wali Kota Samarinda: Tidak Adil!
-
Penetapan Tersangka Dipertanyakan, Kasus Muara Kate Diduga Ada 'Kambing Hitam'