SuaraKaltim.id - Bagi warga yang kesulitan ekonomi, Pandemi Covid-19 menjadi masa-masa yang paling menyulitkan. Berbagai cara pun dilakukan untuk bisa menyambung hidup, salah satunya dengan cara menggadaikan barang berharga.
Menariknya, Warga di Kabupaten Tuban Provinsi Jawa Timur (Jatim) ternyata menggadaikan benda berharga lain lantaran tidak punya emas. Kebanyakan warga yang tidak memiliki emas, bahkan menggadaikan barang berharga berupa benda antik atau benda kuno.
Menurut catatan di Kantor Pegadaian Kabupaten Tuban, ada 1.600 potong barang atau benda kuno yang digadaikan. Total tersebut tersebar di Kantor Pegadaian Tuban serta di tujuh unit pegadaian yang tersebar di wilayah tersebut.
"Sampai saat ini jumlah benda kuno yang digadaikan di Kantor Pegadaian Tuban ada sekitar 1.600 potong," kata Pimpinan Kantor Pegadaian Kabupaten Tuban Putut Pribadi seperti dikutip dari Bloktuban.com-jaringan Suara.com pada Selasa (24/8/2021).
Dia mengemukakan, benda kuno yang biasa digadaikan warga tersebut meliputi Bokor dari kuningan, Tenem, Jedi serta Kembol (Wadah Kinangan) dari kuningan.
Benda antik tersebut pun memiliki nilai taksir untuk digadaikan, yakni mulai Rp 150 ribu hingga Rp 800 ribu.
"Harga gadainya untuk benda kuno paling rendah mulai Rp 150 ribu sampai yang paling tinggi Rp 800 ribu. Itu kan sudah bisa kalau dibuat untuk usaha kecil-kecilan," katanya.
Namun dia mengemukakan, walau ada yang menggadaikan benda kuno, namun transaksi gadai yang umum dilakukan masyarakat wilayah tersebut adalah transaksi gadai emas.
Baca Juga: Erick Thohir Umumkan Akan Gabungkan BRI, PNM dan Pegadaian ke Emak-emak
Berita Terkait
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Kaltim Masuk 10 Besar Nasional Provinsi Rawan Karhutla
-
Kebakaran Lahan Gambut Seluas 311 Hektare Terjadi di Kutai Kartanegara
-
BRI Hadirkan Semarak Merah Putih di Sofifi, Buka Ruang UMKM Tumbuh
-
Enam Perusahaan di Kalimantan Dijatuhi Sanksi Imbas Karhutla Areal Konsesi
-
Kaltim Tetapkan Siaga Bencana Karhutla Imbas Fenomena El Nino