Untuk diketahui, Sekretariat Jendral (Setjen) DPR RI menganggarkan dana Rp 2 miliar, untuk pengadaan multivitamin melalui tender. Dana itu bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2021.
Tender itu berkode 685087, yang diketahui melalui laman lpse.dpr.go.id. Layanan Pengadaan Secara elektronik (LPSE) DPR RI mencatat, tender pengadaan multivitamin dibuat 16 Juli 2021 dan diikuti 18 peserta.
Untuk nilai pagu paket tender, yakni Rp 2.096.080.000,00. Kemudian, untuk nilai Harga Perkiraan Sendiri (HPS) paket Rp 2.074.950.955,00.
Masih mengutip dari laman yang sama, ditemukan tahapan tender pengadaan multivitamin, yang diikuti 18 peserta itu sudah selesai dilakukan.
Soal sistem tender pengadaan multivitamin, masuk dalam kategori tender cepat, pascakualifikasi satu file, harga terendah sistem gugur. Lalu cara pembayaran, yakni dibayarkan sekaligus untuk semua biaya.
"Cara pembayaran lump sum," tulis laman terkait dikutip dari Suara.com.
Tercatat pemenang tender pengadaan itu yakni, PT. Chemipharma Julien Djonelida, yang beralamat di Jalan Kedondong Nomor 10 Rawamangun-Pulo Gadung, Jakarta Timur. Perusahaan pemenangn tender dengan harga penawaran, harga terkoreksi dan reverse auction di angka Rp 1.733.655.000.
Sementara itu, berkaitan dengan tender pengadaan multivitamin ini, Sekjen DPR Indra Iskandar belum memberikan tanggapan kendati sudah dihubungi.
Baca Juga: PBB Sebut Jokowi Menolak Amandemen UUD 1945, Tidak Ingin Dibilang 'Mau Tiga Periode'
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Dana Ilegal Tidak Mengalir ke Perbankan, Kejati Sebut Kerugian Negara Rp1,4 Triliun Dikembalikan
-
Pertamax Naik, Dapat Pertalite di Kota Minyak Semakin Sulit
-
Salahgunakan Pemberian KUR, Delapan Ibu-ibu di Samarinda Diamankan Kejaksaan
-
Kini Hindari Wawancara, Gaya Komunikasi Gubernur Rudy Mas'ud Jadi Sorotan
-
Diskominfo Kaltim Soroti Media Lokal Abaikan Kode Etik Demi Viralitas