SuaraKaltim.id - Anggota Satuan Reskrim (Satreskrim) Polsek Samarinda Kota menangkap kawanan spesialis pencurian pada Minggu (29/8/2021) lalu.
Ketiga pria berinisial TI (28), HR (33), dan EB (42) diamankan di Wisma Citra yang berada di Jalan Rajawali, kelurahan Sungai Pinang, Kecamatan Sungai Pinang dalam, Samarinda.
Dua pelaku berinisial TI dan EB sebelumnya pernah meringkuk akibat kasus pencurian, sedangkan HR merupakan residivis kasus narkotika dan penganiayaan.
Dalam melancarkan aksinya, ketiga pelaku tersebut bekerja sebagai pemulung barang bekas. Ketika menjadi pemulung, ketiga pelaku ini memantau rumah-rumah yang saat itu sedang kosong
Setelah memastikan bahwa rumah tersebut kosong, mereka langsung melaksanakan pencurian dengan melakukan pembobolan rumah.
"Mereka (pelaku) ini memantau dulu, rumah itu kosong apa tidak. Setelah mereka tau bahwa rumah itu kosong, mereka langsung melancarkan aksinya," ungkap Kapolsek Samarinda Kota, AKP Creato Sonitehe Gulo saat melakukan press rilis. Jum'at (3/9/2021).
Dari tangan ketiga pelaku tersebut, kepolisan berhasil mengamankan barang bukti yakni 1 unit mesin compressor AC, 2 unit televisi, satu unit gergaji besi, satu unit gembok, satu unit karung berisi tembaga, satu buah pisau lipat, satu buah gerobak kayu, dan satu unit sepeda motor Honda Vario.
"Para pelaku ini menjadi kan pencurian sebagai mata pencarian, dan melakukan tindakan pencurian setiap hari. Sehingga untuk memenuhi kebutuhan mereka melakukan kejahatan," imbuhnya.
Sementara itu, salah satu tersangka berinisial EB mengatakan dirinya melakukan pencurian, lantaran tidak mempunyai pekerjaan.
Baca Juga: Lima Kawanan Pencuri Motor di Sumut Ditangkap
"Untuk kebutuhan hidup sama istri, dan 4 anak saya, karena saya tidak punya kerjaan lagi," jelas EB.
Disinggung terkait apakah istri tersebut mengetahui profesinya, RB mengataka bahwa istrinya tidak mengetahui kalau dirinya merupakan aksi pencurian.
"Saya ngakunya ke istri bekerja sebagai tukang parkir," tandasnya.
Akibat dari perbuatan ketiga pelaku tersebut, TI, HR, dan RB diancam pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan keberatan, dengan ancaman penjara paling lama lima tahun penjara.
Kontributor: Apriskian Tauda
Berita Terkait
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Pelembap Viva Hijau vs Kuning, Apa Bedanya? Ini Manfaat Keduanya untuk Wajah
Pilihan
-
KPK Kembali Gelar OTT: Amankan Sejumlah Pihak di BNPB
-
Ungkap Banyak Kasus Besar, Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Ade Safri Justru Diganti
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
Terkini
-
Mandatalam Earth Run 2026 1 BIB 1 Bibit: Hadir di 3 Kota, Satu Langkah untuk Bumi yang Lebih Hijau
-
Kabar Rudy Mas'ud ke Singapura saat Kaltim Dilanda Kabut Asap, Pemprov Minta Maaf
-
Viral Gubernur Rudy Mas'ud di Singapura saat Karhutla, Pemprov Kaltim Klarifikasi
-
Rudy Mas'ud Viral Lagi, Kali Ini Kedapatan di Singapura saat Kaltim Karhutla
-
DPD RI Kaltim Serap Aspirasi Mahasiswa untuk Revisi UU Pemilu 2029