SuaraKaltim.id - Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) akhirnya meminta stasiun TV untuk menghentikan siaran glorifikasi Saipul Jamil. Terkait akan hal itu, komika Ernest Prakasa mengapresiasi langkah baik dari KPI tersebut.
Dalam akun Twitternya, ia menuliskan update terbaru terkait kabar itu. Dirinya juga memberikan emotikon jempol seolah memuji kinerja KPI.
"UPDATE: KPI sudah melarang mantan napi pencabulan untuk jadi bintang tamu TV. Saya apresiasi langkah yang baik ini," katanya dikutip Senin (6/9/2021).
Ia juga melanjutkan, dengan larangan tersebut, masyarakat bisa mengetahui kinerja KPI yang akhirnya muncul setelah masyarakat berbondong-bondong mengomentari kemunculan Saipul Jamil di salah satu stasiun televisi.
"Enak kan jadi kerasa KPI ada gunanya, bukan cuma ngeburemin nenen tupai di pilem kartun," lanjutnya sembari memberikan emotion jempol diakhir kalimat.
Pemain film Susah Sinyal ini juga menanggapi komentar pengikutnya yang merasa resah. Lantaran, kejadian glorifikasi Saipul Jamil itu menimbulkan penolakan, hingga akhirnya viral, baru ditindak oleh KPI.
"Iya sih. Tapi mending mana dibanding udah viral kaga ditindak juga? Bersyukur aja lah," ucapnya, yang diakhir kalimat diberikan tanda emotikon tertawa.
Kemudian, bagi pria yang lahir 29 Januari 1982 di Jakarta itu justru bagus jika sebuah kasus mengalami viral terlebih dahulu baru ditindak.
"In a way, justru 'viral dulu baru ditindak' ini bagus. Jadi kita tau, kalo ada masalah, harus lapor ke mana. LAPORLAH KE NETIJEN!," tandasnya mengakhiri.
Baca Juga: Ernest Prakasa Puji KPI yang Minta Stasiun TV Setop Undang Saipul Jamil
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Jadwal Imsakiyah Ramadan di Samarinda, Selasa 24 Februari 2026
-
Jadwal Buka Puasa Ramadan di Samarinda, Senin 23 Februari 2026
-
Dugaan Layanan Buruk Puskesmas Sebabkan Bayi Meninggal, Dinkes Kaltim Turun Tangan
-
Rekening Terkuras Lewat APK Berkedok Undangan, Pakar Minta Update Sistem Keamanan
-
Jadwal Imsakiyah Ramadan di Samarinda, Senin 23 Februari 2026