SuaraKaltim.id - Kasus Covid-19 di Kaltim hari ini menunjukkan angka penurunan kembali yakni sebanyak 358 kasus konfirmasi. Berdasarkan laporan yang dirilis Satgas Covid-19, secara berturut di Rabu, (8/9/2021), total mencapai 153.668 kasus terkonfirmasi.
Kenaikkan angka kasus terkonfirmasi hari ini juga tak ada yang menembus angka 100. Tertinggi ada Bontang 92, Kutai Kartanegara (Kukar) 56, Berau 54, Balikpapan 41, Kutai Timur (Kutim) 39, Kutai Barat (Kubar) 30, Samarinda 27, Penajam Paser Utara (PPU) 11, Paser 7, dan Mahakam Ulu (Mahulu) 1.
Kemudian, pasien sembuh atau selesai isolasi mandiri (Isoman) di Kaltim hari ini ada 469 kasus. Dari penambahan itu, secara ke seluruhan sejak awal pandemi Covid-19 tahun lalu, pasien sembuh sudah sebanyak 144.091 kasus.
Wilayah yang paling tinggi angka kesembuhan pasien Covid-19 untuk 5 besar, ada Kukar 82, Berau 81, Kubar dan Balikpapan 78, serta Bontang 50.
Setelahnya, ada Samarinda 47, Kutim 35, PPU 13, Paser 5 dan Mahulu 0 kasus.
Angka kasus meninggal hari ini ada 13 kasus. Secara keseluruhan dari awal pandemi hingga kini sudah ada 5.217 kasus.
Kutim hari ini menyumbangkan angka kasus meninggal tertinggi sebanyak 4 kasus. Lalu, Balikpapan, Bontang, dan Kubar 2 kasus. Sisanya seperti Berau, Kukar, PPU masing-masing 1 kasus.
Tiga daerah yang tak sumbangkan angka kasus meninggal hari ini ada Mahulu, Paser, dan Samarinda.
Baca Juga: Angka Positif Covid-19 Indonesia Turun, 'Jangan Senang Berlebihan'
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
Terkini
-
Pemprov Kaltim Rincikan Anggaran Renovasi Rumah Dinas Gubernur Rp25 Miliar
-
Wali Kota Samarinda Tolak Penghapusan Iuran BPJS, Begini Jawaban Pemprov Kaltim
-
Kabar Bantuan Iuran BPJS Warga Samarinda Dihentikan, Pemprov Kaltim Klarifikasi
-
Tolak Kebijakan Pemprov Kaltim soal Iuran JKN, Wali Kota Samarinda: Tidak Adil!
-
Penetapan Tersangka Dipertanyakan, Kasus Muara Kate Diduga Ada 'Kambing Hitam'