Sri Sunarty, pengrajin batik asal Balikpapan bersama pekerjanya membuat batik untuk dijadikan masker pelindung wajah. [Inibalikpapan.com]
Dia pun mengaku bersyukur, dengan adanya pesanan masker ini. Alasannya tentu karena permintaan masker yang dia terima cukup banyak. Pesanan inilah yang membuat usahanya menjadi stabil.
Dirinya juga membeberkan fakta menarik selain membuat masker. Di bulan Ramadhan lalu, dirinya juga membuat pesanan kue kering sebanyak 400 toples.
“Pembuatan masker dibantu tiga sampai empat orang, kalau permintaan banyak. Alhamdulillah, pesanan masker ini cukup menutupi penurunan omzet batik. Kalau masker, kurang lebih omzetnya. Stabil, untung ada pemasukan masker. Kalau tidak ada, pasti terdampak sekali,” pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
- KPK Ungkap Riwayat Tanah Kavling Pesantren Darul Istiqamah Maros, Minta Hak Warga Dituntaskan
- Cegah Papua Jadi 'Sudan Kedua', Pemerintah Diminta Tarik Pendekatan Militeristik dan Buka Dialog
- 5 Eye Cream Kemasan Jar untuk Bikin Area Mata Tampak Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
Terkini
-
BRI Salurkan KPP Rp12 Triliun Kepada 83.210 Debitur Hingga September 2026
-
BRI dan Komitmen Membangun Ekosistem Olahraga Indonesia yang Berkelanjutan
-
'Seperti Batang Kayu', Orang Utan Kerap Muncul di Jalan Poros Kutai Timur
-
33,8 Juta Debitur Dilayani, BRI Perkuat Peran dalam Holding UMi
-
BKSDA Kaltim Selidiki Kemunculan Orang Utan di Jalan Raya Bengalon Kutim