Sri Sunarty, pengrajin batik asal Balikpapan bersama pekerjanya membuat batik untuk dijadikan masker pelindung wajah. [Inibalikpapan.com]
Dia pun mengaku bersyukur, dengan adanya pesanan masker ini. Alasannya tentu karena permintaan masker yang dia terima cukup banyak. Pesanan inilah yang membuat usahanya menjadi stabil.
Dirinya juga membeberkan fakta menarik selain membuat masker. Di bulan Ramadhan lalu, dirinya juga membuat pesanan kue kering sebanyak 400 toples.
“Pembuatan masker dibantu tiga sampai empat orang, kalau permintaan banyak. Alhamdulillah, pesanan masker ini cukup menutupi penurunan omzet batik. Kalau masker, kurang lebih omzetnya. Stabil, untung ada pemasukan masker. Kalau tidak ada, pasti terdampak sekali,” pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Dana Ilegal Tidak Mengalir ke Perbankan, Kejati Sebut Kerugian Negara Rp1,4 Triliun Dikembalikan
-
Pertamax Naik, Dapat Pertalite di Kota Minyak Semakin Sulit
-
Salahgunakan Pemberian KUR, Delapan Ibu-ibu di Samarinda Diamankan Kejaksaan
-
Kini Hindari Wawancara, Gaya Komunikasi Gubernur Rudy Mas'ud Jadi Sorotan
-
Diskominfo Kaltim Soroti Media Lokal Abaikan Kode Etik Demi Viralitas