SuaraKaltim.id - Wali Kota Palangka Raya Provinsi Kalimantan Tengah, Fairid Naparin mengatakan ada 36 pasien Covid-19 di kota setempat dinyatakan sembuh.
"Sampai kemarin (Sabtu,11/9) jumlah pasien yang sembuh dari Covid-19 mencapai 11.150 orang usai terjadi penambahan 36 pasien sembuh," kata Fairid di Palangka Raya, Minggu (12/9/2021).
Dia menerangkan bahwa jumlah pasien sembuh dari paparan Covid-19 di kota setempat menempati angka 87,48 persen dari akumulasi pasien positif yang mencapai 12.746 orang.
Meski tingkat kesembuhan cukup tinggi kepala daerah termuda di wilayah Provinsi Kalimantan Tengah itu pun meminta masyarakat di Kota Cantik tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Apalagi, lanjut dia Satgas Covid-19 Palangka Raya masih tercatat penambahan 32 kasus positif.
Baca Juga: Potret Mesra Putri Pariwisata Kalteng Aisyah Thisia dan Suami, Beda Usia 27 Tahun
Selanjutnya berdasar data Satgas Covid-19 Palangka Raya, warga yang positif dan masih menjalani perawatan sebanyak 1.098 orang atau sebanyak 8,61 persen dari total kasus positif.
Dari seluruh kasus Covid-19 ada juga tercatat sebanyak 498 orang di Ibu Kota Provinsi Kalimantan Tengah itu meninggal dunia usai terjadi penambahan dua kasus meninggal.
Data tersebut berhasil dihimpun dari seluruh wilayah di Kota Palangka Raya mencakup lima kecamatan yang mencakup 30 kelurahan. Bertambahnya kasus Covid-19 tersebut menurut dia juga bentuk keseriusan pemerintah kota dalam melakukan penelusuran kontak erat antara masyarakat dengan pasien positif.
Sebagai upaya pemutusan rantai penyebaran Covid-19, Pemerintah Kota Palangka Raya, melalui tim gugus tugas terus melakukan berbagai upaya mulai dari sosialisasi, deteksi dini, pengamanan hingga penanganan kasus.
Masyarakat juga diminta untuk selalu menerapkan protokol kesehatan Covid-19 secara disiplin sebagai upaya meminimalisir potensi dan mencegah mata rantai penyebaran Covid-19 yang tak kunjung usai.
Baca Juga: Seluruh Atlet Kalteng Jalani Karantina Sebelum Berangkat ke PON Papua
Pemerintah juga memperketat pemberlakuan PPKM skala mikro untuk memperkuat pencegahan dan penanganan Covid-19 di tingkat bawah. Pemkot Palangka Raya juga menetapkan PPKM Level 4 yang berlangsung hingga 20 September. (Antara)
Berita Terkait
-
Mentan Targetkan Produksi 1 Juta Ton Beras di Kalteng, Akselerasi Cetak Sawah 75 Ribu Hektare
-
Prabowo Ditegur soal Proyek Food Estate, Gagal Swasembada Pangan Jadi Ancaman
-
Banjir Rendam 6 Desa di Kapuas Tengah, Ribuan Jiwa Terdampak!
-
Kementan Percepat Program Cetak Sawah, 100.000 Ha Siap Diolah di Kalteng
-
Ironi Pelapor Polisi Pembunuh Sopir Ekspedisi di Palangka Raya: Mengapa Haryono Jadi Tersangka?
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
Terkini
-
APBD Terpangkas Rp 300 Miliar, Pemkab PPU Matangkan Program Kartu Cerdas
-
Libur Lebaran di Beras Basah: 3.000 Pelancong, Mayoritas Wisatawan Lokal
-
Harga Sewa Kapal ke Pulau Beras Basah: Mulai Rp 550 Ribu, Ini Daftarnya!
-
Dua Penghargaan Internasional dari The Asset Triple A Awards 2025 Sukses Diboyong BRI
-
Dari Nganjuk ke Sepaku, Wisatawan Rela Tempuh Perjalanan Jauh Demi IKN