SuaraKaltim.id - Pembawa acara Karma, Roy Kiyoshi membeberkan awal mula dirinya meramal kematiannya sendiri yang mungkin terjadi di usia 40 tahun. Katanya, hal itu bermula dari ia menerima makanan secara tiba-tiba, namun dalam makanan tersebut terdapat beling.
Makanan itu berisi makanan biasa, kejanggalan ia temukan usai dirinya melihat dan menerima makanan tersebut. Merasa was-was, ia memeriksa dan benar saja. Ia berhasil menemukan kejanggalan dalam makanan pemberian untuknya tersebut.
"Ya itu awalnya (ramal kematian sendiri) gara-garanya tahun lalu aku dikasih makanan, isinya jengkol tapi dalamnya beling. Jadi dari situ aku merasa, 'wah gue kayaknya bakal diracun orang nih'," katanya dikutip dari Suara.com, Senin (20/9/2021).
Ia mengaku tak sempat melihat atau bahkan menemukan siapa sosok yang memberikannya makanan. Tapi, ia juga tak ingin memperpanjang kasus tersebut.
"Aku nggak tahu siapa pelakunya. Aku lihat panel cctv, aku juga nggak tahu siapa," ujarnya.
Bermula dari hal tersebut, akhirnya pria 34 tahun ini mencoba meramal kematiannya sendiri. Ia memprediksi hal itu akan terjadi di saat dia berusian 40 tahun. Meski begitu, ia berharap ramalannya salah dan tak terjadi.
"Ya mudah-mudahan itu salah ya, karena kan ramalan aku bisa salah juga," imbuhnya.
Pembawa acara Garis Tangan ini juga berharap, perbuatan amal baik semasa ia hidup mampu membantu mencegah nasib buruk terjadi padanya
"Mudah-mudahan kalau kita banyak amal, berbuat baik sama orang, Insya Allah semua jadi baik kan," tutur Roy Kiyoshi.
Baca Juga: Menikmati Rusip, Sambal Fermentasi Ikan Khas Pulau Bangka
Untuk diketahui, sebelumnya ramalan Roy Kiyoshi dikonfirmasi Feni Rose dalam program acara beberapa waktu lalu. Roy pun membantah hal itu hanya gimmick.
"Kamu sudah bisa meramal kapan kamu akan mati di kehidupan ini, di usia 40 tahun. Itu sebenernya gimmick doang. Fitnah atau fakta?" tanya Feni Rose.
"Bukannya gimmick, tapi aku beneran bisa. Jadi fakta bisa meramal," ucap Roy Kiyoshi.
Seperti diketahui, Roy Kiyoshi sebelumnya mengaku di YouTubenya, akan meninggal di umur 40 tahun akibat diracun. Dia mengklaim itu berdasarkan terawangannya sendiri.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Jadwal Imsakiyah Ramadan di Samarinda, Senin 23 Februari 2026
-
Jadwal Buka Puasa Ramadan di Samarinda, Minggu 22 Februari 2026
-
Mobil Dinas Baru Gubernur Kaltim Senilai Rp8,5 M: Bisa Jangkau Medan Ekstrem
-
Anggaran Mobil Dinas Gubernur Kaltim Rp8,5 Miliar, Pemprov Buka Suara
-
Sejumlah Jalan di Samarinda Digenangi Banjir, BPBD Siaga