SuaraKaltim.id - Supardi Nasir menyatakan seluruh pemain Borneo FC patut diperhatikan. Hal itu tak lain sebagai langkah antisipasi tim Persib Bandung untuk menghadapi klub jagoan masyarakat Kota Tepian.
Kapten Persib Bandung yang juga merupakan fullback ini menjelaskan, ia tak mau menganggap enteng tim kesayangan Pusamania tersebut. Alasannya tak lain, untuk meraih kemenangan agar bisa memiliko motivasi lain dipertandingan selanjutnya.
"Kami tahu mereka (Borneo FC) punya pemain cepat, tapi kami punya cara ampuh untuk mengatasinya dan kami akan berusaha semaksimal mungkin untuk menahan mereka," katanya, melansir dari Suara.com, Rabu (22/9/2021).
Ia juga menggaris bawahi satu hal, yakni permainan tim dari klub asal Samarinda itu. Maka antisipasi maksimal untuk keseblasan tersebut harus dilakukan.
Sama halnya dengan Borneo FC, Supardi mengaku timnya ada dalam tekanan. Ini setelah Maung Bandung --julukan Persib-- yang tidak bisa mengalahkan Bali United pekan lalu.
Tim kesayangan Bobotoh itu hanya bisa bermain imbang 2-2. Padahal, Bali United dalam laga tersebut bermain dengan 10 pemain setelah adanya kartu merah.
"Persib adalah tim besar jadi tentu ada tekanan tinggi ketika hanya bermain imbang apalagi lawan 10 pemain. Akan tetapi itu tidak menganggu mental pemain," jelas Supardi.
"Saya percaya teman-teman punya kualitas dan mental yang bagus untuk bertarung. Kritikan yang diberikan Bobotoh bisa jadi motivasi lebih bagi kami untuk pertandingan lawan Borneo FC," pungkas pesepakbola 38 tahun tersebut.
Baca Juga: Robert Alberts Ungkap Persiapan Persib Jelang Hadapi Borneo FC
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Kuasa Hukum Supriyadi Tuding Ada Permainan dalam Kasus Sertifikat Ganda di Kukar
-
Akademisi Soroti Gaya Komunikasi Gubernur Kaltim Batasi Wawancara Isu Sensitif
-
Serikat Petani Sawit Harap Badan Ekspor Tunggal Pemerintah Tetap Lindungi Harga TBS
-
Bejo, Sapi Seberat 1 Ton Jadi Hewan Kurban Presiden Prabowo di Samarinda
-
Kebijakan Ekspor Terpusat: Harga Sawit di Kutim Hancur saat Harga Pupuk Meroket