SuaraKaltim.id - Erick Thohir akan menutup 7 Badan Usaha Milik Negara di Indonesia. Menteri BUMN ini tentunya memiliki alasan tersendiri untuk melakukan hal tersebut. Berikut 4 alasan ke-7 BUMN itu akan ditutup Erick Thohir.
1. Lama tak beroperasi
Secara gamblang Erick menyebutkan alasan memilih untuk menutup 7 BUMN di Tanah Air. Fakta pertama karena ke-7 BUMN itu sudah lama tak beroperasi.
Walaupun Erick tak menyebutkan secara jelas keseluruhan mana saja BUMN yang akan ditutup usahanya.
Namun demikian, Erick tidak secara gamblang menyebutkan keseluruhan mana saja BUMN yang akan ditutup usahanya.
"Sekarang yang perlu ditutup itu ada tujuh BUMN yang memang sudah lama tidak beroperasi," ujar Erick, dikutip dari Suara.com, Jumat (24/9/2021).
2. Lama tak beroperasi, nasib pegawai terkatung-katung
Selain membeberkan bahwa ke-7 BUMN itu sudah lama tak beroperasi. Erick juga memberikan fakta lain yang cukup ironi.
Katanya, nasib para pegawai yang bekerja di tujuh BUMN itu juga jadi tak jelas.
Baca Juga: Erick Thohir Rekues ke Melly Goeslow Ciptakan Soundtrack Film Ini
"Ini kan kasihan juga nasib para pegawainya, (mereka) terkatung-katung," sambungnya.
"Nanti di situ ada PT Industri Gelas (Persero) atau Iglas, Merpati, Kertas Leces. Ini hal-hal yang saya rasa kita harus pastikan keputusan ini ada," tambah dia.
3. BUMN-BUMN Tidak Sehat
Ketua Pelaksana Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) ini menuturkan, keputusannya untuk menutup usaha BUMN ini, karena usaha BUMN-BUMN tersebut dalam kondisi yang tidak sehat.
Selain itu, Ia melihat BUMN-BUMN belum bisa mengikuti kondisi pasar yang terbuka dan digitalisasi juga.
"Kalau tidak diambil keputusan cepat, itu nanti akan membuat perusahaan tersebut makin lama makin tidak sehat. Padahal dalam waktu yang singkat kita bisa memperbaiki, cuma karena prosesnya belum jadinya tidak sehat. Akhirnya bukan jadi tidak sehat saja, malah bangkrut dan tutup," tutur dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Strategi BRI Melejitkan Potensi Ekonomi Lokal Lewat UMKM Desa
-
Sakit Hati Sering Diolok-olok, Pegawai Bakar Ruang Rapat Diskominfo Kukar
-
Rumah Sakit Baru di Samarinda Ini Siapkan Teknologi Baca DNA
-
BRI Dukung Penempatan Dana SAL, Perkuat Likuiditas dan Kredit Produktif
-
UNU Kaltim Bangun Kampus Berdampak Lewat Penguatan Publikasi Ilmiah