SuaraKaltim.id - Borneo FC gagal meraih poin penuh dalam lanjutan BRI Liga 1 kala ditahan imbang Persita Tangerang, 2-2 di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, Sabtu (2/10/2021).
Hasil itu jelas disesalkan tim Pesut Etam, mengingat mereka unggul dua gol lebih dulu melalui Wildyansyah dan Fransisco Torres.
Bahkan Persita harus kehilangan penyerang sayap Irsyad Maulana yang diganjar kartu kuning kedua hanya dua menit jelang turun minum.
Namun, semangat pantang menyerah dari anak-anak Pendekar Cisadane mampu menyelamatkan satu angka berkat gol dari Ahmad Nur Hardianto dan Rifky Dwi Septian.
Sontak saja, hasil imbang itu semakin membuat Presiden Borneo FC, Nabil Husein murka. Bahkan dirinya memberikan komentar pedas di kolom Instagram klubnya sendiri.
“Semua cari makan dari Samarinda tapi pertanggung jawaban dari bangga Samarinda dimana?. Dimana rasa malu itu?. Memalukan, cuih," tulis Nabil melalui akunnya @nabilhusien99.
Beragam komentar pun menghiasai unggahan akun Instagram klib asal Samarinda tersebut.
"Gaji lancar, fasilitas oke, bonus ada. Gak kasian sama bosmu kah ini para pemain? LAWAN 10 ORANG INI HALOOO MAINMU BEGITU," tulis @a.l.d.y.
"Terima kasih! Saya sebagai fans Borneo Hanya kasihan terhadap Bos Nabil dan jajaran manajemen yang susah payah ingin mewujudkan impian buat juara tetapi pemainnya hanya menampilkan kualitas seadanya tanpa effort lebih. Borneo fc terkesan dijadikan ladang mencari uang. Untuk kedepannya mohon perbanyak pemain kelahiran asli kalimantan timur karena saya yakin mereka lebih paham bagaimana menghargai klub ini," tambah @jampingggaslinya.
Baca Juga: Tira Persikabo Nyaris Pecundangi Bali United, Igor Puji Performa Spartan Laskar Pajajaran
Dengan hasil itu, Persita sementara naik ke urutan keenam klasemen dengan koleksi delapan poin, sedangkan Borneo yang punya tujuh poin tak beranjak dari urutan kesembilan, demikian catatan laman resmi Liga 1 Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
Terkini
-
Lonjakan Pembelian Emas di Samarinda, Capai 7 Kilogram pada Januari
-
Pegadaian Imbau Nasabah Tetap Tenang, Likuiditas Tabungan Emas Aman dan Terjamin
-
Menteri PKP Apresiasi Kontribusi BRI dalam Menyukseskan Program Perumahan Rakyat
-
Antisipasi Cuaca Ekstrem, Kaltim Tetapkan Status Siaga Bencana
-
3 Mobil Bekas 7-Seater Harga 50 Jutaan, Tangguh buat Perjalanan Jauh