SuaraKaltim.id - Beberapa bulan lalu, tepatnya pada 18 Februari, sebuah tiang listrik roboh di tempat parkir Kota Suzuka, Jepang. Kepolisian Negeri Sakura mengungkapkan awalnya tiang lampu itu roboh secara misterius.
Namun, fakta terbaru ditemukan. TIang listrik itu roboh karena terkikis akibat sering dikencingi anjing di sekitar wilayah tersebut.
Melansir dari Suara.com, tiang listrik setinggi 6,4 meter patah dan ditemukan tergeletak di tempat parkir. Tak ada masalah serius pada kualitas atau pemasangan tiang listrik tersebut.
Di Jepang sendiri, umur tiang lampu rata-rata 50 tahun. Tapi, tiang tersebut justru ambruk di usia 23 tahun setelah dipasang di 1997 lalu.
Di Juli lalu, departemen kepolisian setempat melaporkan bahwa menurut penyelidikan, forensik menemukan kandungan urea 40 kali lebih banyak daripada tiang-tiang lain di sekitarnya.
Pihak berwenang mengatakan sangat mungkin kombinasi urea dan natrium yang ditemukan dalam urin anjing menyebabkan tiang terkikis.
Mereka pun mendesak pemilik anjing untuk tak membiarkan peliharaan mereka kencing di tiang listrik, dengan harapan dapat mencegah hal ini terjadi lagi.
Tiang tersebut telah diganti, tetapi polisi dilaporkan telah mengkonfirmasi bahwa anjing telah mulai menandai wilayah mereka di tiang yang baru dipasang.
Kasus tersebut bukanlah yang pertama kali terjadi di Jepang. Pada tahun 2016, surat kabar yang sama melaporkan bahwa tiang lampu di Osaka roboh dan menimpa seorang gadis berusia 10 tahun. Penyelidikan menemukan bahwa tiang itu keropos karena urin anjing.
Baca Juga: Konsumsi Anjing Semakin Dicibir, Korea Selatan Wacanakan Pelarangan
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
HUT ke-81 RI, BRI Tegaskan 8 Kontribusi Nyata untuk Kemajuan Indonesia
-
73 Hotspot Terpantau di Kalsel, Kemenhut Dorong Verifikasi Dini Karhutla
-
Strategi BRI Melejitkan Potensi Ekonomi Lokal Lewat UMKM Desa
-
Sakit Hati Sering Diolok-olok, Pegawai Bakar Ruang Rapat Diskominfo Kukar
-
Rumah Sakit Baru di Samarinda Ini Siapkan Teknologi Baca DNA