SuaraKaltim.id - Walaupun kalah melawan tim sepak bola Jawa Timur (Jatim) untuk memperebutkan medali perunggu di PON XX Papua, kemampuan tim sepak bola Kalimantan Timur (Kaltim) tetap diakui oleh rivalnya.
Padahal, berdasarkan pengakuan dari Rahmat Hidayat, kondisi anak asuhnya saat melawan Jatim dilanda badai cedera. Pengakuan itu disampaikan penyerang Jatim Muhamad Faisol Yunus.
Ia mengakui faktor stamina mempengaruhi penampilan timnya ketika bertemu tim Benua Etam di perebutan medali perunggu PON XX Papua.
"Sebenarnya kita karena kondisi aja. Karena kita main terus kita capai. Kelelahan," ujarnya dikutip dari Suara.com, seusai menang 3-2 pada laga melawan Kaltim di Stadion Barnabas Youwe, Kabupaten Jayapura, Kamis (14/10/2021).
Seluruh tim yang masuk semifinal rata-rata hanya memiliki waktu istirahat sehari ketika selanjutnya bertanding di fase final dan perebutan tempat ketiga PON XX Papua cabang olahraga (Cabor) sepak bola putra.
Keempat tim yaitu Papua, Aceh, Jatim dan Kaltim. Mereka hanya memiliki waktu istirahat yang singkat ketika bermain hari ini setelah pada Selasa (12/10/2021) lalu memainkan laga semifinal.
Meski stamina yang kurang prima, Faisol pada pertandingan ini berhasil menjadi sosok penting dengan berhasil mencetak dua gol ke gawang Kaltim.
Di laga ini, Jatim tercatat membutuhkan 120 menit lebih untuk memastikan kemenangan melalui tendangan bebas darinya setelah di waktu normal bermain imbang 2-2.
Gol kemenangan Jatim dicetak olehnya sebanyak 2 poin dan Dwiki Mardiyanto 1 poin. Sedangkan gol Kaltim dicetak oleh Rian Khaidir dan Muhammad Rizky Ramadhan.
Baca Juga: Aflah Fadlan Pertahankan Torehan Enam Emas di Kolam Renang untuk Jawa Barat
Pada pertandingan ini, Jatim berhasil mendapatkan medali perunggu PON XX Papua cabor sepak bola putra usai mengalahkan Bumi Mulawarman dengan skor 3-2.
Pada pertandingan final, tuan rumah Papua berhasil meraih medali emas PON setelah mengalahkan Aceh dengan skor 2-0 di Stadion Mandala, Jayapura, Kamis.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- 5 Novel Sejarah untuk Menelusuri Jejak G30S/PKI, Jangan Lupakan Masa Lalu!
- Perbedaan Pompa Air Jet Pump vs Pompa Celup Submersible untuk Sumur Dalam, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
Terkini
-
BKSDA Kaltim Lepasliarkan Orang Utan yang Viral Melintas di Jalan
-
Kawat Medis Tertinggal Dalam Jantung, Dugaan Malpraktik di RSUD Samarinda
-
PHRI Kritik Gubernur Rudy Mas'ud yang Utamakan Hotel BUMD untuk Kegiatan Dinas
-
Rudy Mas'ud Arahkan Kegiatan ke Hotel BUMD, Dinas Pariwisata Ungkap Alasannya
-
Potret Indonesia dari Dekat, BRI inFrame 2026 Rekam Kisah Ekonomi Kerakyatan