SuaraKaltim.id - Kemunculan Barisan Celeng Berjuang mendapatkan respons dari Politisi Partai Demokrasi Indonesia-Perjuangan (PDI-P) Ruhut Sitompul. Barisan Celeng Berjuang sendiri muncul usai Ketua PDI-P Jawa Tengah (Jateng) Bambang Wuryanto menganggap kader yang mendeklarasikan diri untuk mendukung Ganjar Pranowo sebahai barisan celeng, bukan banteng.
Ruhut Sitompul memahami sikap Bambang Pacul--panggilan Bambang Wuryanto-- itu karena semua kader PDI-P tegak lurus terhadap keputusan partai pimpinan Megawati Soekarnoputri.
"Jadi begini, kalau kaitan dengan Bambang Pacul, sudah itu kader-kader lainnya yang memang kami semua ini tegak lurus kepada Bu Mega, ketua umum kami. Itu sudah kesepakatan kok," tegasnya, melansir dari wartaekonomi.co.id--Jaringan Suara.com, Selasa (19/10/2021).
Mantan Politisi Partai Demokrat itu meyakini seorang Ganjar Pranowo tidak akan keluar dari barisan partai banteng.
"Ganjar, dia itu pintarlah. Faktanya dia sampai sekarang tetap kader partai kami," jelasnya.
Oleh sebab itu, Ruhut menyarankan supaya Ganjar Pranowo pintar-pintar memposisikan diri, termasuk dalam mengambil hati Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.
"Tinggal, sudahlah, ambil hati ibu (Megawati, red) yang paling dalam, rebut hati ibu yang paling dalam. Ibu itu orang paling baik," bebernya.
Mantan Anggota DPR RI itu juga mengingatkan Ganjar Pranowo agar jangan mau dimanfaatkan menjelang Pilpres 2024.
"Namun, Ganjar jangan mau menari di atas gendang orang lain," pungkasnya.
Baca Juga: Viral Video Dukung Barisan Celeng dan Ganjar Pranowo Capres 2024 di Banjarnegara
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
Terkini
-
37 Orang Ditangkap Terkait Dugaan Pencurian Kabel Modus Gali Jalan di Samarinda
-
Empat Bocah Selamatkan Bekantan, BKSDA Samarinda Sampaikan Terima Kasih
-
Asap Karhutla Kuning Masih Selimuti Palangkaraya, Ganggu Jarak Pandang
-
Pria di Samarinda Ngamuk Tak Dibelikan Motor, Ancam Orang Tua Pakai Parang
-
Pria 56 Tahun di Samarinda Ditemukan Bersimbah Darah, Lengan Nyaris Putus