SuaraKaltim.id - Kabar gembira datang dari Kabupaten Kutai Kartanegara. Pasalnya, jembatan kayu ulin yang beberapa hari lalu sempat viral karena rusak parah, kini sudah diperbaiki. Perbaikan tersebut dilakukan pada Minggu (17/10/2021) lalu.
Jembatan Sambera yang berada di Desa Tanjung Limau, Kecamatan Muara Badak sudah mulai dilakukan perbaikan oleh salah satu perusahaan di Muara Badak, yakni PT KRS.
Kabar tersebut tentunya disambut baik oleh warga sekitar mengingat jembatan itu merupakan akses penting, yang menghubungkan Kecamatan Muara Badak dengan Marangkayu.
Tak hanya dua wilayah tersebut, melalui jalur pesisir, mnasyarakat juga bisa pergi ke Bontang dengan melewati jembatan kayu ulin itu. Kemudian, jembatan itu juga merupakan akses utama menuju wisata pantai yang ada di Kecamatan Muara Badak.
Kabar itu diperoleh dari unggahan ulang akun @info_kukar dimana sang admin menyadur dari @harianmuarabadak.id. Dari keterangan tulis @info_kukar jembatan kayu tersebut sebelumnya sudah mengalami kerusakan di sejumlah titik, yang cukup berbahaya bagi pengendara yang melintas
"Dikarenakan lubang yang terdapat di jembatan cukup besar, apalagi kondisi di bawah jembatan merupakan sungai yang cukup dalam," katanya dikutip Rabu (20/10/2021).
Tanggapan warganet
Unggahan @info_kukar itu tentu dibanjiri komentar oleh warganet. Ada yang merasa miris, karena kabar tersebut dianggap lamban ditangani. Ada juga yang menyarankan bahwa jembatan itu bisa lebih baik lagi diperbaiki.
"Okeh jdi sekarang kalau ada apa2 kita viralin dulu aja yaa ," ujarnya.
Baca Juga: Keramba Warga di Kukar Rusak Diduga Karena Ditabrak Ponton, Warganet Tuntut Ganti Rugi
"10 tahun tinggal kan Muara Badak Bru di perbaiki ini jembatan," timpal yang lain.
"Viral dulu, baru bertindak ," sambungnya.
"Akhirnya setalah viral, emang paling bener ngadunya kenetijen," sahut yang lain.
"Di anggana min sampai sekarang masih mangkrak entah apa yg terjadi, kasian warga pakai jasa penyebrangan bayar 5000 sekali lewat..," terangnya.
"Jangan cuman di ganti kayu sama besi,, harusnya di cor..," tambahnya.
"Patut di apresiasi pihak perusahaan yg cepat tanggap melakukan perbaikan untuk daerah sekitar dimana dia melakukan usaha, begini memang seharusnya setiap corporate jadi setiap lini masyarakat bisa merasakan manfaatpositif dgn adanya corporate, entah ini dana dari CSR ato hanya bantuan bersifat dana umum di luar CSR," jelasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Pilihan Sepatu Running Lokal Rp100 Ribuan, Murah tapi Kualitas Bukan Kaleng-Kaleng
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Mencerahkan Wajah, Cukup 3 Langkah Praktis Murah Meriah!
Pilihan
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
Terkini
-
Promo Indomaret Terbaru Mei 2026: Diskon Camilan hingga Produk Perawatan
-
Anggaran Laundry Pakaian Gubernur Rp450 Juta, Pemprov Kaltim Angkat Bicara
-
4 Rekomendasi Krim Malam Atasi Flek Hitam: Kulit Segar, Lawan Tanda Penuaan
-
DPRD Samarinda Desak Solusi Konkret Terkait Polemik Pengalihan Beban BPJS
-
Tolak Hasil RUPS, Andi Harun Soroti Kejanggalan Pencopotan Direksi Bankaltimtara