- Kejati Kaltim menggeledah Kantor ESDM untuk mengusut korupsi tambang.
- Penggeledahan kantor tersebut berlangsung selama kurang lebih empat jam.
- Penyidik kejaksaan turut mengamankan beberapa barang bukti elektronik.
SuaraKaltim.id - Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur (Kejati Kaltim) menggeledah Kantor Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi untuk mengusut dugaan korupsi pertambangan.
Kasi Penerangan Hukum Kejati Kaltim Toni Yuswanto menjelaskan jika penggeledahan itu untuk mengumpulkan barang bukti perkara tersebut.
"Adapun tujuan dilakukannya penggeledahan adalah untuk mencari dan mengumpulkan alat bukti dalam rangka kepentingan pembuktian perkara serta guna membuat terang tindak pidana yang terjadi," katanya dikutip dari Antara, Senin (16/3/2026) malam.
Tindakan penegakan hukum yang dilakukan oleh jaksa penyidik ini merupakan sebuah langkah resmi yang diatur di dalam ketentuan pasal 112 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2025 tentang KUHAP.
Disampaikan Toni, fokus dari kegiatan penggeledahan ini adalah untuk menelisik lebih jauh terkait dugaan tindak pidana korupsi ketidakbenaran penambangan yang diduga kuat dilakukan oleh CV AJI.
Operasi penggeledahan oleh para penegak hukum tersebut memakan waktu selama kurang lebih empat jam.
Tim penyidik mulai menyisir lokasi dan mencari berbagai alat bukti yang diperlukan sejak siang hari, tepatnya dimulai pada pukul 14.00 WITA.
"Dari hasil penyisiran tersebut, tim kejaksaan akhirnya berhasil mengamankan serta membawa sejumlah dokumen penting ke luar dari gedung pemerintahan itu," papar Toni.
Selain tumpukan berkas fisik, petugas kejaksaan yang terjun langsung ke lapangan juga turut mengamankan beberapa barang bukti elektronik yang memiliki keterkaitan erat dengan perkara.
"Semua barang temuan itu untuk selanjutnya akan dilakukan penyitaan secara sah oleh Tim Penyidik Tindak Pidana Khusus Kejati Kaltim," tegas Toni. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
Pilihan
-
Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu
-
Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
-
Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama
-
Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
Terkini
-
Kasus ISPA di Kaltim Melonjak Drastis, 3 Daerah Mendominasi
-
Wali Kota Andi Harun Buka Suara soal Korupsi Varia Niaga Rp30,97 Miliar
-
Tersangka Korupsi Batu Bara Rp30,9 Miliar, Dirut Varia Niaga Samarinda Tidak Ditahan
-
Perkara Korupsi Berusia Hampir 2 Dekade, Pakar Hukum Ingatkan Pentingnya Daluwarsa
-
Dugaan Korupsi Batu Bara Perumda Varia Niaga Samarinda, Negara Rugi Rp30,9 Miliar