SuaraKaltim.id - Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Balikpapan memanggil sejumlah pihak operator kapal yang diduga terkait dengan adanya cashback di Pelabuhan Kariangau, Balikpapan.
Kasi Pidana Khusus Kejari Balikpapan, Indra Rivani mengatakan, hingga kini pihaknya baru memeriksa pihak-pihak dari operator kapal.
“Dan ini masih dalam tahapan penyelidikan dari dugaan penyalagunaan wewenang di Pelabuhan Kariangau,” ucapnya dilansir dari Inibalikpapan.com--Jaringan Suara.com, Senin (25/10/2021).
Ia menyampaikan, dari dua operator kapal yang dipanggil, baru ada satu operator kapal yang hadir. Sementara rencana pemeriksaan bukan hanya kepada operator saja, tapi juga pihak regulator kapal di Pelabuhan Kariangau juga ikut diperiksa.
“Kita lihat perkembangannya kalau memang ditemukan dua alat bukti akan kami naikkan ke tahap penyelidikan,” akunya.
“Yang kami lihat dimana potensi-potensi kerugian negara maupun indikasi kecurangan yang ada disana kita lihat kedepannya,” tutupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Rumah Sakit Baru di Samarinda Ini Siapkan Teknologi Baca DNA
-
BRI Dukung Penempatan Dana SAL, Perkuat Likuiditas dan Kredit Produktif
-
UNU Kaltim Bangun Kampus Berdampak Lewat Penguatan Publikasi Ilmiah
-
Bangunan Miring dan Plafon Pernah Runtuh, SDN 002 Anggana Butuh Perhatian Pemerintah
-
ASN di Samarinda Tewas Dalam Kamar Kosnya, Sempat Mengeluh Telepon Istri