SuaraKaltim.id - Tak bisa dipungkiri sejumlah akses jalan di Kota Balikpapan kondisinya ada yang berlubang bahkan rusak parah. Kondisi itu sampai membuat jalanan ketika hujan jadi berlumpur, jika panas jadi berdebu.
Salah satunya di kawasan Alam Baru Somber, akses jalan yang menghubungkan wilayah Balikpapan Barat dengan Balikpapan Utara itu cukup banyak dimanfaatkan oleh warga. Namun sayang, di beberapa titik kondisi jalan rusak dan membahayakan bagi pengendara.
Bahkan yang lebih parahnya lagi, jika saat air laut pasang, kondisi jalan menjadi tergenang air laut yang naik hingga menutupi badan jalan, jika hal ini terjadi pemilik kendaraan pun mengurungkan niat untuk melintas.
Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud mengatakan, terkait masih ada banyak titik-titik jalan di Kota Balikpapan yang rusak, secara bertahap Pemkot Balikpapan tentunya akan melakukan perbaikan. Hanya saja harus melihat kondisi anggaran Kota Balikpapan.
“Kita maunya jalan di Balikpapan ini mulus semua, tapi tidak bisa langsung cepat dikerjakan, karena ada mekanisme pengerjaannya dan juga harus dilihat kemampuan anggaran kita,” ujarnya melansir Inibalikpapan.com--Jaringan Suara.com, Jumat (3/11/2021).
Katanya, perlu dilihat juga status jalan di Kota Balikpapan, karena ada status jalan nasional, jalan provinsi dan jalan kota. Status jalan kota ini yang jadi ranahnya Pemkot Balikpapan untuk diperbaiki.
“Kembali ke anggaran kita yang terbatas, maka akan dibuatkan skala prioritas, jalan-jalan mana saja yang lebih dulu diperbaiki juga melihat tingkat mobilitas kendaraan yang melintas di kawasan tersebut,” katanya.
Misalnya di Jalan Bambang Sutikno atau yang dikenal Jalan Alam Baru Somber yang sering dikeluhkan warga maupun pengendara saat melintas, di kawasan tersebut, di kawasan tersebut banyak perusahaan, kenapa tidak memanfaatkan program CSR, toh kendaraan-kendaraan mereka juga melintas di kawasan tersebut.
“Coba nanti arahkan perusahaan untuk membantu perbaikan jalan dengam program CSRnya, hal ini juga agar kenyamanan pengguna jalan dan buat perusahaan itu sendiri,” tuturnya.
Baca Juga: Momen Emak-emak Petani Asal Jepara Salat di Pinggir Jalan Ini Bikin Netizen Terenyuh
Sementara itu, Lukman warga RT 27 Baru Ulu, Balikpapan Barat, berharap jalan alam somber diperbaiki, karena memang menggangu pengendara saat melintas.
“Ini kan jalan alternatif bagi warga Balikpapan barat yang ingin ke daerah kilo 3, tidak perlu lagi memutar di kawasan muara rapak. Jarak dari Balikpapan Barat ke Utara juga cepat, tidak perlu juga kena macet di Muara Rapak,” katanya.
Namun dia berharap setelah jalan ini selesai dikerjakan, pemerintah kota juga membuat rambu-rambu lalulintas dan penerangan jalan umum (PJU) karena kondisinya malam hari gelap.
“Harus dipasangkan rambu dan PJU, yang melintas di kawasan tersebut juga truk-truk besar,” pungkasnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Rumor Jadi Kutu Loncat ke PSI, Ini Respon Menohok Dedi Mulyadi
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
Terkini
-
Kaltim Tetapkan Siaga Bencana Karhutla Imbas Fenomena El Nino
-
Karhutla di Kawasan Tol Balikpapan-Samarinda, Penyebab Masih Diselidiki
-
BRI Hadirkan Kejutan Haru Bagi PMI Yuni Lestari di Taiwan Lewat Program "Tali Kasih"
-
BRI Hadirkan Layanan Perbankan 24 Jam Untuk PMI Lewat BRImo Taiwan
-
BPBD Kota Samarinda Petakan Kawasan Rawan Kabut Asap Dampak Karhutla