DI sisi lain, penyaluran kredit terbesar untuk lokasi proyek terjadi pada sektor Pertanian, Perburuan dan Kehutanan serta sektor Perdagangan Besar dan Eceran. Di Kaltim, kredit kepada sektor Pertanian, Perburuan dan Kehutanan tercatat sebesar Rp 27,88 triliun per September 2021. Angka itu juga mengalami peningkatan sebesar Rp 1,61 triliun atau 6,13 persen yoy.
"Sedangkan penyaluran kredit pada Sektor Perdagangan Besar dan Eceran per September 2021 tercatat sebesar Rp 15,33 triliun, menurun sebesar Rp 889,98 Miliar atau 5,48 persen secara yoy," lanjutnya.
Ia menyatakan pertumbuhan kredit diiringi dengan kualitas kredit yang baik. Tingkat NPL (Non performing loan) perbankan berdasarkan lokasi bank di wilayah Kaltim masih terjaga dalam posisi yang sehat.
Katanya, hal itu tercermin dari NPL Gross per September 2021 tercatat sebesar 4,80 persen, menurun dari posisi September 2020 yang sebesar 7,71 persen. Namun demikian, perbankan telah membentuk pencadangan kerugian yang sangat memadai sehingga secara NPL Net perbankan untuk lokasi bank masih terjaga dan berada dalam kategori schat di posisi 1,97 persen per September 2021.
Ia melanjutkan, adapun tingkat NPL perbankan berdasarkan lokasi proyek di Kaltim masih terjaga dalam posisi yang sehat. NPL Gross per September 2021 tercatat sebesar 4,08 persen, menurun dari posisi September 2020 yang tercatat sebesar 5,03 persen.
"Namun demikian, perbankan telah membentuk pencadangan kerugian yang sangat memadai sehingga secara NPL Net perbankan untuk lokasi proyek masih terjaga dan berada dalam kategori sehat di posisi 1,45 persen per September 2021," tutupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
BRILink Rieche Endah Jadi Bukti Komitmen BRI untuk Dorong Inklusi Keuangan
-
Mutilasi Wanita dengan Mandau, Suami Siri dan Temannya Dibekuk di Samarinda
-
Remittance Migrant BRI Naik 27,7%, 1,2 Juta Agen Siap Layani
-
Disorot Prabowo, Pemprov Kaltim Jelaskan soal Mobil Dinas Gubernur
-
Prabowo Sorot Mobil Dinas Kepala Daerah Rp 8 M, Pengamat: Peringatan Keras untuk Diet Anggaran