SuaraKaltim.id - Realisasi anggaran penanganan banjir Bontang masih jauh dari harapan. Anggaran yang digelontorkan nyatanya masih sangat kecil. Pemkot seharusnya mengalokasikan anggaran senilai 10 persen dari total APBD. Namun dari data yang dihimpun KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com, alokasi penanggulangan banjir hanya dianggarkan 3,36 persen dari batang tubuh APBD 2022.
Artinya, Pemkot hanya mengalokasikan anggaran banjir senilai Rp 42 miliar dari proyeksi nilai APBD 2022 sebesar proyeksi sebesar Rp 1,2 triliun. Wakil Ketua DPRD Kota Taman, Agus Haris mengatakan, alokasi anggaran untuk penanganan banjir masih jauh dari komitmen yang diharapkan.
"Padahal komitmennya 10 persen tapi ternyata hanya 3 persen saja. Bagaimana mau tuntas kalau rapat koordinasi saja jajaran Pemkot tidak lengkap," katanya melansir dari sumber yang sama, Kamis (16/12/2021).
Program penanganan banjir harusnya bisa menyasar program-program pembangunan infrastruktur. Misalnya, membuat penanganan di daerah hulu kota dengan membuat kanal-kanal yang bisa mengurai debit air saat mengalami kiriman banjir.
Minimnya kucuran anggaran menimbulkan keraguan atas komitmen Pemkot Bontang menanggulangi persoalan banjir. Bahkan ia juga menegaskan, tanpa ada rekomendasi Pansus pun, Pemkot Bontang wajib mengalokasikan anggaran besar untuk menuntaskan banjir. Pasalnya, bencana ini berdampak luas.
"Kami sudah tanyakan kenapa hanya segitu saja alokasinya. Padahal bisa saja diperbesar pembiayaannya kalau memang itu untuk penanggulangan banjir," tuturnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
Terkini
-
BRI Peduli Percepat UMKM Perempuan Bogor Tembus Pasar Lewat Olahan Buah Pala
-
Suara.com Audiensi dengan KPID Kaltim, Bahas Masa Depan Industri Media
-
BRI Tekan Cost of Fund ke 2,33 Persen, Profitabilitas Makin Kokoh Berkat Penguatan CASA
-
Kantor Dinas Pendidikan Kutai Kartanegara Digeledah Terkait Korupsi Insentif Guru
-
BRI Bersinergi Dengan Danantara Pacu Ekonomi Kerakyatan, Laba Naik dan Dividen Tertinggi