SuaraKaltim.id - Polsek Samarinda Kota berhasil meringkus pelaku pencurian dengan modus pecah ban yang kerap meresahkan warga di Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim). Pelaku bernama Andi Ilham (52) yang diamankan kepolisian di daerah Persawahan, Kecamatan Sambutan, Selasa (14/12/2021) lalu. Karena sempat ingin melarikan diri, pelaku pun mendapatkan timah panas dari pihak kepolisian.
Kapolsek Samarinda Kota, AKP Creato Sonitehe Gulo mengatakan, pelaku ini melancarkan aksinya dengan menggunakan sebuah sandal yang sudah ditancap dengan paku payung.
“Jadi pelaku (Andi Ilham) melancarkan aksinya di jalan Imam Bonjol, dan pagi dengan modus pecah ban. Pelaku ini langsung menendang mobil yang diincar hingga paku itu menancap,” ungkapnya, Jum’at (17/12/2021).
AKP Creato Sonitehe Gulo menambahkan, setelah paku menancap, pelaku pun langsung mengikuti mobil incaran. Hingga pengendara berhenti.
“Angin di dalam mobil itu nantinya habis sendiri, hingga akhirnya korban pun akan turun dari mobil untuk mengganti ban mobil. Disitulah pelaku ini akan menggasak barang yang ada di mobil, dengan menggunakan kunci T mereka membuka paksa pintu mobil,” bebernya.
“Dan mereka ini cenderung melancarkan aksinya pada siang hari, karena modus mereka ini memantau pada saat aktivitas lagi padat,” sambungnya.
Disinggung mengenai sudah berapa lama pelaku ini beroperasi, Gulo sapaan akrabnya, menuturkan, pelaku sudah lumayan lama beraksi di Samarinda.
“Untuk di Samarinda sendiri pelaku ini sudah beraksi selama 6 bulan. Mereka tidak hanya ini saja yang diamankan, bahkan kami berkoordinasi dengan pihak Jatanras Polda Kaltim, Jatanras Polresta Samarinda, dan Polsek Pinang, maka satu tersangka lagi ada (di) Polsek Pinang,” jelasnya.
Dari tangan pelaku, polisi mengamankan berupa barang bukti hasil curian berupa, BPKB mobil, uang tunai, dan telepon genggam.
Baca Juga: Saksi Ungkap Detik-detik Duit Jutaan Rupiah Keluarga Pasien RS Harapan Kita Hilang Dicuri
“Itu semua hasil curian pelaku, dengan total kerugian yang dialami para korban hamper ratusan juta rupiah,” imbuhnya.
Sementara itu, saat diwawancarai awak media, AI mengatakan dirinya baru ini melancarkan aksi pencurian. Dirinya juga mengaku, ia diajak oleh temannya untuk mencuri.
“Saya diajak teman untuk mencuri di Samarinda, tugas saya itu eksekusi ketika mobil sudah berhenti,” ucap AI.
Saya sudah melakukan 7 kali aksi pencurian, dan yang semua saya ambil itu uang saja,” sambungnya.
Disinggung hasil curian tersebut digunakan untuk apa, AI mengatakan hasil curian tersebut digunakan untuk membayar berobat keluarganya yang ada di kampung.
“Uangnya saya gunakan untuk membayar berobat keluarga saya di kampung,” imbuhnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status "Cucu Nabi" Demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
Terkini
-
Akademisi Soroti Gaya Komunikasi Gubernur Kaltim Batasi Wawancara Isu Sensitif
-
Serikat Petani Sawit Harap Badan Ekspor Tunggal Pemerintah Tetap Lindungi Harga TBS
-
Bejo, Sapi Seberat 1 Ton Jadi Hewan Kurban Presiden Prabowo di Samarinda
-
Kebijakan Ekspor Terpusat: Harga Sawit di Kutim Hancur saat Harga Pupuk Meroket
-
Disebut Terlibat Demo Protes Gubernur Kaltim, Wali Kota Samarinda Angkat Bicara