- BPBD Samarinda menyiagakan personelnya di sejumlah titik banjir.
- Debit air perlahan naik di jalan raya rata-rata hingga 30 sentimeter.
- Banjir diakibatkan hujan lebat di Kota Tepian sejak Sabtu dini hari.
SuaraKaltim.id - Personel BPBD disiagakan sebagai upaya kewaspadaan di belasan titik genangan banjir yang tersebar di wilayah Kota Samarinda.
Kepala BPBD Samarinda Suwarso mengaku pihaknya mengoptimalkan pompa penyedot air agar aktivitas warga tidak lumpuh akibat genangan.
"Kami terus bersiaga dan memantau kondisi di lapangan serta mengoptimalkan pompa penyedot air agar aktivitas warga tidak lumpuh akibat genangan yang muncul setelah hujan lebat," ujarnya dikutip dari Antara, Sabtu (21/2/2026).
Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat terpantau mengguyur wilayah Kota Tepian secara merata sejak Sabtu dini hari sekitar pukul 03.00 WITA.
Akibat curah hujan yang berlangsung lebih dari lima jam tersebut, debit air perlahan naik dengan ketinggian muka air di jalan raya rata-rata mencapai 10 hingga 30 sentimeter.
Berdasarkan data pemutakhiran peringatan dini pada pukul 08.48 WITA, sebanyak enam ruas jalan strategis yang sebelumnya sempat lumpuh kini dilaporkan telah surut sepenuhnya.
Keenam kawasan yang dipastikan sudah aman dilalui oleh berbagai jenis kendaraan tersebut meliputi area fly over sisi Juanda, fly over arah Kadrioening, Jalan Pemuda 2, Simpang Lembuswana, Simpang Mugirejo, dan Simpang Alaya.
Walaupun sebagian wilayah langganan banjir surut perlahan, BPBD mengimbau masyarakat untuk berhati-hati, karena masih ada sembilan titik yang tergenang dan membutuhkan waktu untuk proses penyusutan debit air.
Genangan air terpantau masih menghambat laju kendaraan yang melintas di sekitar kawasan Simpang Air Putih, Simpang Jalan Pramuka atau Perjuangan, serta Simpang Sempaja.
Situasi penumpukan debit air serupa turut dilaporkan masih terjadi di kawasan Simpang Damanhuri tepatnya di depan Gang Ogok, Simpang Tiga Kebun Agung, dan Simpang Ringroad Suryanata persis di depan Toko Eramart.
Selain kawasan persimpangan utama, para pengendara roda dua maupun roda empat diminta untuk ekstra hati-hati saat melewati Jalan Mayor Jendral Sutoyo di area Remaja, Simpang Sirajd Salman arah Antasari, dan Jalan Brigadir Jenderal Katamso.
"Warga Samarinda yang hendak beraktivitas di luar rumah pada akhir pekan ini disarankan untuk mencari jalur alternatif lain demi menghindari jebakan kemacetan dan risiko kerusakan mesin kendaraan akibat menerobos banjir," tegas Suwarso. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Kaltim Masuk 10 Besar Nasional Provinsi Rawan Karhutla
-
Kebakaran Lahan Gambut Seluas 311 Hektare Terjadi di Kutai Kartanegara
-
BRI Hadirkan Semarak Merah Putih di Sofifi, Buka Ruang UMKM Tumbuh
-
Enam Perusahaan di Kalimantan Dijatuhi Sanksi Imbas Karhutla Areal Konsesi
-
Kaltim Tetapkan Siaga Bencana Karhutla Imbas Fenomena El Nino