SuaraKaltim.id - Bertepatan dengan Hari Ibu pada 22 Desember 2021 nanti, Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan akan menggelar vaksinasi khusus ibu hamil.
Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan Andi Sri Juliarty disela-sela vaksinasi anak usia 6-11 tahun di Gedung BSSC Dome, Sabtu (18/12/2021) kemarin.
“Khusus 22 Desember, pada Rabu itu, konsep kita rubah lagi. Karena itu hari ibu maka sasaran kita ke Ibu hamil,” ujarnya melansir dari Inibalikpapan.com--Jaringan Suara.com, Minggu (19/12/2021).
Dia mengatakan, selama ini capaian vaksinasi ibu hamil di Kota Balikpapan sudah cukup baik. Namun masih terus digenjot untuk bisa mencapai hasil yang lebih maksimal.
“Ibu hamil sudah hampil 75 persen di vaksinasi,” bebernya.
Dia menjelaskan, selama ini ada sejumlah rumah sakit yang khusus ditunjuk untuk menggelar vaksinasi ibu hamil. Yakni RSUD Beriman, rumah sakit Sayang Ibu dan rumah sakit Ibu dan Anak. Harapannya vaksinasi pada ibu hamil yang digelar pada Hari Ibu akan mempercepat capaian.
“Karena kan kalau ibu hamil hampir setiap hari pasti ada, hamil baru," sambungnya.
Kata dia, data pertama ibu hamil yang dihimpun di awal ketika digelar vaksinasi jumlahnya mencapai 23 ribu.
“Jadi memang kita akan memanfaatkan momentum Hari Ibu untuk mencapai angka tersebut,” tandasnya mengakhiri.
Baca Juga: Wakapolda Sebut Ada 1 Daerah di Lampung yang 10 Ribu Warganya Belum Divaksin
Berita Terkait
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Haraku Ramen Samarinda Resmi Dibuka, Halal Mulai Rp25 Ribu
-
Dana Ilegal Tidak Mengalir ke Perbankan, Kejati Sebut Kerugian Negara Rp1,4 Triliun Dikembalikan
-
Pertamax Naik, Dapat Pertalite di Kota Minyak Semakin Sulit
-
Salahgunakan Pemberian KUR, Delapan Ibu-ibu di Samarinda Diamankan Kejaksaan
-
Kini Hindari Wawancara, Gaya Komunikasi Gubernur Rudy Mas'ud Jadi Sorotan