SuaraKaltim.id - Peringatan keras diberikan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Samarinda, Nurrahmani kepada perusahaan-perusahaan yang ada di Kota Tepian. Peringatan itu terkait tak mengulangi pencemaran sungai dengan cara membuang limbah ke aliran sungai.
Hal itu dilakukan lantaran adanya sebuah video yang beredar luas di media sosial terkai perusahaan yang membuang limbah ke salah satu sungai di Samarinda.
"Kami sudah turun ke lokasi setelah beredar rekaman video yang menyatakan adanya perusahaan yang membuang limbah yang diduga mencemari Sungai Karang Mumus," ujarnya, melansir dari ANTARA, Minggu (19/12/2021).
Dia menuturkan, perusahaan tersebut memang mengakui bahwa pengelolaannya belum maksimal. Terutama untuk penampungan lumpur. Namun, dia telah minta ke perusahaan untuk memperbaiki.
"Saya berjanji akan menegaskan ke mereka soal ini. Bukan hanya di kawasan Benanga yang menjadi DAS Sungai Karang Mumus, tapi juga ke semuanya, termasuk yang di Cendana (Kelurahan Air Putih). Sebenarnya mereka punya bak untuk pengolahan limbah, tapi mungkin ada kebocoran, namun saya tidak mau kejadian ini terus berulang," katanya.
Dia juga telah meminta perusahaan tersebut ke DLH untuk melakukan pertemuan guna membahas dokumen sebagai panduan. Sehingga dari pertemuan mendatang akan dibuat berita acara mengenai hasil dari pertemuan tersebut.
Dia juga mengatakan, pencemaran di Sungai Karang Mumus bukan hanya oleh perusahaan tersebut, tapi juga oleh masyarakat. Seperti industri tahu, tempe, dan lainnya yang limbahnya dibuang ke sungai.
Untuk itu, dia juga sudah minta kepada camat dan masing-masing kelurahan yang wilayahnya dilalui Sungai Karang Mumus untuk bersama-sama menjaga air tidak tercemar. Karena sungai tersebut menjadi bahan baku bagi PDAM untuk memberikan pelayanan air bersih ke masyarakat.
Hal ini dikatakan Yama, panggilan akrab Nurrahmani, karena sebelumnya beredar di medsos adanya aktivitas pembuangan limbah oleh perusahaan ke Sungai Karang Mumus, kemudian informasi tersebut ditindaklanjuti oleh tim dari DLH Samarinda yang langsung datang ke lokasi.
Baca Juga: Penjelasan TNI AL Terkait Benda Mirip Tank di Perairan Natuna
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Purbaya Temukan Uang Ribuan Triliun Milik Jokowi di China? Kemenkeu Ungkap Fakta Ini
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan, RAM 6 GB Performa Jempolan
- 5 Sepatu Skechers Paling Nyaman untuk Jalan Kaki, Cocok Dipakai Lansia
- 5 Sunscreen untuk Hilangkan Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
Pilihan
-
Bursa Transfer Liga Inggris: Manchester United Bidik Murillo sebagai Pengganti Harry Maguire
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
Terkini
-
Ribuan Honorer Jadi PPPK, BKD Kaltim: Pengadaan Terbesar Penyelesaian Non-ASN
-
5 Sunscreen Wudhu Friendly Harga 30 Ribuan, Efektif Cegah Penuaan Dini
-
ESDM Kaltim Kawal Penutupan Bekas Tambang Batu Bara di Jalur Samarinda-Kukar
-
4 Mobil Keluarga Bekas 50 Jutaan: Mesin Awet, Cocok Pemakaian Jangka Panjang
-
5 Rekomendasi Mobil Bekas 7 Penumpang Paling Nyaman, Irit dan Efisien