SuaraKaltim.id - Vaksinasi anak umur 6-11 tahun masih berlangsung di Kota Bontang. Kali ini menyasar dua Sekolah Dasar, yaitu SD 001 Bontang Selatan dan SD 007 Bontang Utara. Stok vaksin jenis Sinovac disiapkan sebanyak 900 dosis untuk kedua sekolah tersebut.
Juru Bicara Tim Satgas Covid-19 Adi Permana mengatakan, sasaran kali ini dikhususkan untuk anak sekolah dan mengalami peningkatan. Target berdasarkan data Promkes Dinkes Bontang, ada 18.088 anak usia 6-11 tahun yang akan di vaksin. Saat ini Bontang telah menyuntikkan dosis pertama per Jumat (24/12/2021) kemarin ada 2.461 anak.
"Kita gencarkan saat ini vaksinasi anak usia 6-11 tahun. Sampai saat ini juga belum ditemukan keluhan dari penerima vaksin anak, artinya efektif saja penyalurannya," katanya melansir dari KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com, Senin (27/12/2021).
Sementara, Kepala Sekolah SD 001 Bontang Selatan, Romidah Ponco Wati mengaku kesulitan untuk memobilisasi para siswa dan siswinya untuk disuntikkan vaksin. Pasalnya, banyak dari orangtua yang masih belum yakin kepada penyuntikkan vaksin terhadap anak.
"Sulit memang memobilisasi awalnya. Tetapi dengan cara pendekatan guru dan meyakinkan Wali murid akhirnya banyak yang mendaftar," kata Romidah.
Dia mengatakan, hari ini ada 415 siswa dan siswi yang disuntikkan vaksin. Walhasil, seluruh siswa telah disuntikkan vaksin. Diharapkan, setelah mendapatkan vaksin Pembelajaran Tatap Muka (PTM) bisa berjalan normal tanpa ada rasa kekhawatiran baik dari guru dan peserta didik.
"Sudah semua. Semoga bisa normal kembali PTM seperti dulu," ucapnya.
Gelaran vaksinasi ini juga disuport oleh Badan Intelejen Nasional (BIN) wilayah Kalimantan Timur (Kaltim). Koordinator BINDA Kaltim, Nikolaus menjelaskan, ada 6 SD yang menggelar vaksinasi hari ini. Diharapkan seluruh pelajar sudah divaksin sebelum tutup tahun.
"Ada 900 dosis. Diselenggarakan di dua SD. Kami kerjasama dengan Pemkot Bontang melalui Dinas Kesehatan," pungkasnya.
Baca Juga: Tujuh Daerah di Sumsel Melebihi Target Vaksinasi 70 persen
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
33,8 Juta Debitur Dilayani, BRI Perkuat Peran dalam Holding UMi
-
BKSDA Kaltim Selidiki Kemunculan Orang Utan di Jalan Raya Bengalon Kutim
-
Karhutla 400 Hektare di Kaltim Didominasi Lahan Mineral, BNPB: Sawit Belum Masif
-
Kisah Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Bawa Cita Rasa Bubur Cirebon ke Taipei
-
Hadirkan BRImo Taiwan, BRI Raih Penghargaan Inovasi di IDX Channel 2026