SuaraKaltim.id - Rem blong menjadi salah satu penyebab utama kecelakaan dalam berkendara. Meski begitu, setiap orang dapat mengantisipasi apabila mengalami rem blong dengan cara yang tepat.
Berikut ini beberapa cara mengantisipasi ketika menghadapi rem blong sehingga mengurangi potensi kecelakaan.
1. Menurunkan gigi secara bertahap
Saat melaju dalam kecepatan tinggi dan mengetahui bahwa rem blong, turunkan gigi secara bertahap dari tinggi ke rendah. Hal ini bisa menurunkan laju kecepatan kendaraan.
2. Menggunakan rem tangan
Selagi menurunkan gigi secara bertahap, gunakan rem tangan untuk menurunkan kecepatan. Rem tangan bisa saja dengan sekejap menghentikan ban yang bisa membuat mobil terbalik. Karenanya, turunkan gigi terlebih dahulu untuk menghentikan laju kendaraan.
3. Tidak mematikan mesin
Jangan biarkan mesin mati saat mengalami rem blong. Jika mesin mati, maka akan sulit untuk mengendalikan laju kendaraan. Pertahankan mesin dengan keadaan menyala lalu nyalakan tanda darurat. Selain itu hindarkan kaki dari pedal gas. Jika tidak sengaja menekan pedal gas, maka hal ini bisa menambah laju kecepatan mobil.
4. Tetap menekan dan guncangkan pedal rem
Di saat rem blong, tetap tekan dan mengguncangkan pedal rem. Bisa memungkinkan bahwa rem blong terjadi karena ada kesalahan sistem kendaraan.
5. Benturkan kendaraan
Langkah terakhir apabila kendaraan masih tidak berhenti, bentur atau tabrakan kendaraan ke sesuatu di sebelah jalan. Disarankan untuk menabrakan kendaraan ke area berlumpur, pasir, pagar kayu maupun objek lain yang dirasa aman untuk benturan.
Demikian cara megatasi rem blong.
(Muhammad Zuhdi Hidayat)
Berita Terkait
-
Sinyal Hijau Membawa Petaka? Menelusuri Penyebab Tabrakan Argo Bromo vs KRL di Bekasi Timur
-
Profil Gus Hilman: Anggota DPR RI Usia 25 Tahun yang Lolos dari Maut di Tol Paspro saat Naik Innova
-
Laka Maut Innova Anggota DPR RI di Tol Paspro, Petaka Microsleep dan Bahaya Laten 'Underride Crash'
-
Terkuak, Instruksi 'Rem Dikit-dikit' di Balik Tragedi KA Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Alur Komunikasi Petugas PK Dinilai 'Lemot', Nyawa Melayang di Perlintasan Bekasi Timur
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Serikat Petani Sawit Harap Badan Ekspor Tunggal Pemerintah Tetap Lindungi Harga TBS
-
Bejo, Sapi Seberat 1 Ton Jadi Hewan Kurban Presiden Prabowo di Samarinda
-
Kebijakan Ekspor Terpusat: Harga Sawit di Kutim Hancur saat Harga Pupuk Meroket
-
Disebut Terlibat Demo Protes Gubernur Kaltim, Wali Kota Samarinda Angkat Bicara
-
Berikut Ini 5 Pemenang Program BRI Debit FC Barcelona yang Siap Wujudkan Mimpi