- BGN menutup sementara operasional dapur 74 SPPG di Kaltim.
- Penghentian operasional itu menyusul perbaikan IPAL dan pengurusan SLHS.
- Penutupan ini berdampak luas pada puluhan unit pelayanan di wilayah Kaltim.
SuaraKaltim.id - Sebanyak 74 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kalimantan Timur ditutup sementara operasional dapurnya imbas perbaikan Instalasi Pembuangan Air Limbah (IPAL) dan pengurusan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).
Pendamping Koordinator Regional Badan Gizi Nasional (BGN) Kaltim, Muhammad Sirajul menyatakan keputusan penghentian aktivitas produksi ini merujuk pada Surat Nomor 1204/D.TWS/3/2026 yang diterbitkan oleh Direktorat Pemantauan dan Pengawasan pada tanggal 31 Maret 2026.
"Iya, tutup operasional sementara untuk melakukan perbaikan terkhusus IPAL dan pengurusan SLHS," katanya dikutip dari Antara, Selasa (7/6/2026).
Ketiadaan fasilitas IPAL yang berstandar pemerintah dinilai dapat menimbulkan risiko serius terhadap keseluruhan kualitas produksi makanan, mutu gizi, serta keamanan pangan bagi para penerima manfaat.
Sebagai konsekuensi atas pelanggaran standar kelayakan tersebut, Kedeputian Bidang Pemantauan dan Pengawasan merekomendasikan penghentian sementara penyaluran dana bantuan pemerintah untuk SPPG terkait.
Para Kepala SPPG juga diinstruksikan untuk segera menyelesaikan seluruh proses pembayaran melalui Virtual Account (VA) dalam batas waktu 1x24 jam untuk periode operasional sebelum surat terbit.
Penghentian operasional ini berdampak luas pada puluhan unit pelayanan di Kabupaten Paser, Kutai Kartanegara, Berau, Kutai Timur, Penajam Paser Utara, Kota Balikpapan, Samarinda, hingga Bontang.
Meskipun ditutup, status pemberhentian ini tidak bersifat permanen karena pihak yayasan atau pengelola SPPG dapat segera mengajukan pencabutan status itu kepada pihak berwenang.
Syarat utama pembukaan kembali adalah menyerahkan bukti perbaikan fasilitas IPAL yang memenuhi standar serta melampirkan dokumen pendukung sah kepada Direktorat Pemantauan dan Pengawasan Wilayah III.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pilih Kursi Komisaris Ketimbang Partai, Musyafirin Resmi Diusulkan Dipecat PDIP
- Survei Capres PPI: Prabowo Masih Perkasa, Anies Tempel Ketat, Gibran di Bawah AHY
- Mudah, Ini Cara Menghentikan Spam Call di HP Android dan iPhone
- Kronologi Kader PDIP Musyafirin Pilih Kursi Komisaris Ketimbang Partai Berujung Usulan Pemecatan
- 4 Shio Ini Diprediksi Panen Cuan dan Sukses Besar di Tahun Kambing Api 2027
Pilihan
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
-
Mantan Kadiv Hubinter Napoleon Bonaparte Meninggal, Pengacara: Doakan Bapak Diampuni Dosa-dosanya
-
Pekan Kelam IHSG: Drama BYAN Haji Isam, Turun Kelas MSCI Hingga Rekor Terburuk Bursa
-
Rakyat Kecil Jadi Korban Antrean BBM, dari Ojol Kehilangan Pendapatan hingga Kampus Terpaksa WFH
Terkini
-
BRI Dukung Asta Cita, Perkuat Ketahanan Pangan dan Pembiayaan Sektor Pertanian
-
Gubernur Rudy Mas'ud Sebut Kaltim Aman, Malah Disentil soal Asap Karhutla
-
Wanita di Samarinda Bakar Ruko Gara-gara Gaji Tak Naik, Kerugian Capai Rp1,5 M
-
Viral Sikap Arogan Ajudan Gubernur Rudy Mas'ud ke Mahasiswa di Kaltim
-
KPAI Desak Polisi Ungkap Kasus Balita Tewas Jatuh dari Balkon Hotel di Samarinda