SuaraKaltim.id - Di awal tahun 2022 ini geliat perekonomian di Kota Balikpapan disebut sudah mulai membaik. Hal ini terlihat dari tingkat okupansi hotel-hotel yang ada di Balikpapan mulai meningkat, salah satunya di Hotel Four Poinys by Sheraton Balikpapan.
GM Four Poin by Sheraton Balikpapan, Jufri Sakka mengatakan, geliat ekonomi di 2022 sudah mulai positif walaupun masih dalam kondisi pandemi Covid-19. Di Januari, okupansi disebut sangat bagus melebihi ekspektasi yang ia kira.
Ia mengatakan peningkatan okupansi tersebut juga berkaitan dengan isu Ibu Kota Negara (IKN) yang semakin bergulir. Katanya, banyaknya kunjungan ke Kota Balikpapan karena hal tersebut membuat Kota Balikpapan semakin ramai.
Ia mengaku peristiwa tersebut tak hanya terjadi di hotel yang ia pimpin. Namun menurutnya di semua hotel yang ada di Kota Industri tersebut.
“Untuk Januari tingkat okupansi kami sudah di 80 persen, secara market beragam kita bisa bilang semuanya punya kontribusi yang sama,” ujarnya, melansir dari Inibalikpapan.com--Jaringan Suara.com, Jumat (28/1/2022).
Ia menambahkan, selama 2022 pihaknya tetap memberikan promo-promo menarilk. Hal itu katanya sudah menjadi agenda dan kemudian yang terdekat adalah promo setiap member yang menginap di 8 Februari sampai Maret 2022 bisa mendapatkan double poin.
“Karena kita mempunya lebih dari 100 juta member di seluruh dunia, untuk jadi member gratis, nanti datang ke hotel di tawarkan menjadi member dengan mendaftar menggunakan email, kemudian nanti otomatis terdaftar dan ini banyak yang sukai, di Indinesia kami ada 58 hotel, sedangkan di dunia lebih dari 7.700 hotel,” jelasnya.
Pihaknya juga menyiapkan berbagai strategi selain hanya penyediaan kamar. Tapi juga soal makanan dan minuman dengan barberque promosion setiap malam minggu.
“Ini jadi favorit karena kita tidak boleh banyak orang, maka setiap kali barbeque bisa sampai 40-50 orang,” akunya.
Baca Juga: Mahasiswa Unlam Kalsel Kunjungi Kilang Minyak di Balikpapan: Semoga Bisa Kembali ke Sini
Tak lupa ia juga menekankan pada timnya, di 2022 konsistensi dibutuhkan untuk bisa mempertahaknan okupansi hotel. Karena menurutnya, untuk mencapai target bagaimana pun sangat mudah, tapi untuk mempertahankan itu tidak semudah untuk mendapatkan.
Berita Terkait
-
H-2 Lebaran, Sudah 738.591 Tiket Kereta dari Daop 1 Jakarta Terjual
-
Meski Ada Efisiensi, InJourney Ungkap Okupansi Hotel Tetap Tinggi di Libur Lebaran
-
Bukber Asyik di Samarinda & Balikpapan: Ini 5 Kafe serta Restoran Pilihan untuk Ramadan!
-
Bisnis Narkoba Eks Bos Persiba Balikpapan, Koleksi Mobil Mewah Catur Adi dari Mustang GT hingga Alphard Disita Polisi
-
Bareskrim: Direktur Persiba Sudah Lama Jadi Bandar Sabu Jaringan Lapas
Tag
Terpopuler
- Dedi Mulyadi Sebut Masjid Al Jabbar Dibangun dari Dana Pinjaman, Kini Jadi Perdebatan Publik
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- Yamaha NMAX Kalah Ganteng, Mesin Lebih Beringas: Intip Pesona Skuter Premium dari Aprilia
- JakOne Mobile Bank DKI Bermasalah, PSI: Gangguan Ini Menimbulkan Tanda Tanya
Pilihan
-
Prediksi Madura United vs Persija Jakarta: Jaminan Duel Panas Usai Lebaran!
-
Persib Bandung Menuju Back to Back Juara BRI Liga 1, Ini Jadwal Lengkap di Bulan April
-
Bocoran dari FC Dallas, Maarten Paes Bisa Tampil Lawan China
-
Almere City Surati Pemain untuk Perpanjang Kontrak, Thom Haye Tak Masuk!
-
Klasemen Terbaru: Timnas Indonesia U-17 Selangkah Lagi Lolos Piala Dunia U-17
Terkini
-
APBD Terpangkas Rp 300 Miliar, Pemkab PPU Matangkan Program Kartu Cerdas
-
Libur Lebaran di Beras Basah: 3.000 Pelancong, Mayoritas Wisatawan Lokal
-
Harga Sewa Kapal ke Pulau Beras Basah: Mulai Rp 550 Ribu, Ini Daftarnya!
-
Dua Penghargaan Internasional dari The Asset Triple A Awards 2025 Sukses Diboyong BRI
-
Dari Nganjuk ke Sepaku, Wisatawan Rela Tempuh Perjalanan Jauh Demi IKN