SuaraKaltim.id - Badak LNG kembali membuktikan kepeduliannya bagi masyarakat. Kali ini, perusahaan tersebut melaksanakan program renovasi Pondok Pesantren Darul Hijrah Wal Qurra', Kelurahan Tanjung Laut, Kecamatan Bontang Selatan. Director COO Badak LNG Teten Hadi Rustendi mengatakan, bantuan yang digelontorkan perusahaan senilai Rp 295 juta. Proses renovasi sudah berjalan sejak awal tahun ini.
Ada 7 bagian pondok pesantren yang direnovasi. Mulai dari perbaikan sejumlah kamar santri, kamar mandi dalam dan luar, ruang makan, hingga bantuan peralatan dapur dan perlengkapan ruang tidur santri. Bantuan tersebut sebagai bentuk kepedulian kepada Pondok Pesantren di Bontang agar memiliki sarana dan prasarana yang layak. Sehingga proses pembinaan ilmu agama berlangsung lebih nyaman.
"Awalnya, waktu ulang tahun ke-47 Badak LNG kemarin kami menyambangi pesantren Darul Hijrah Wal Qurra'. Saya melihat kondisi bangunan yang perlu direnovasi. Alhamdulillah di awal tahun ini bisa diperbaiki," katanya, melansir dari KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com, Senin (31/1/2022).
Program bedah Pondok Pesantren ini bukan hanya dilakukan sekali. Namun, akan berlanjut untuk mewujudkan kepedulian perusahaan terhadap masyarakat Kota Bontang.
"Program ini akan dilanjutkan di kemudian hari," tuturnya.
Wali Kota Bontang Basri Rase yang turut hadir dalam peresmian menyampaikan apresiasinya kepada Badak LNG.
Bantuan ini dinilai sangat baik untuk menunjang pembelajaran para santri dan santriwati dalam memperdalam ilmu agama.
"Alhamdulillah, semoga bisa terus bersinergi dalam membangun Kota Bontang. Saya atas nama Pemerintah mengucapkan terima kasih atas wujud kepedulian Badak LNG," tutur Basri.
Apresiasi juga disampaikan Pengurus Pondok Pesantren, Ustaz Fatman Marzuki Al-Habsy. Dia mengucapkan terimakasih kepada Badak LNG yang telah memberikan perhatian kepada pesantren.
Baca Juga: Kecamatan Bontang Utara Usulkan Penurapan Sungai 3,3 Kilometer Tahun 2023, Sama Hal Ini
Sarana dan prasarana seadanya ini telah dipakai selama 17 tahun. Lewat perbaikan ini, diharapkan para santri bisa mendapatkan tempat yang lebih layak sebagai tempat tinggal dan pembelajaran.
"Kami bersyukur ada perhatian lebih dari perusahaan kepada Pondok Pesantren," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- DPR Pertanyakan, Pemerintah Menjawab, Dari Mana Datang Isu Kipas Angin Rp1,8 T untuk Kopdes?
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Kulit Sawo Matang Jangan Salah Pilih Warna Lipstik! Ini 8 Pilihan yang Bikin Wajah Cerah Seketika
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Suara.com Audiensi dengan DPD RI Kaltim, Bahas Sinergi Publikasi dan Keterbukaan Informasi
-
KUR BRI Dukung Rosyidah Terus Kembangkan Usaha Olahan Hasil Laut di Indramayu
-
Strategi Dorong UMKM Desa Berkembang Melalui Peran Mantri BRI, Simak Kisah dari Sumatera Utara Ini
-
HUT ke-70 Danamon, Nasabah di Balikpapan Bisa Nikmati Hujan Promo di Banyak Merchant Favorit
-
Pondok Modern Ibadurrahman Gugat Kemenag, Nilai Pencabutan NSP Cacat Prosedur