SuaraKaltim.id - Pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) di Penajam Paser Utara (PPU) dan Kutai Kartanegara (Kukar) juga disorot oleh Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK). Ia mengatakan pemindahan IKN bakal menghadapi banyak masalah.
Masalah tersebut tak lain soal anggaran, lokasi, dan beberapa hal lainnya. Hal itu ia sampaikam dalam sebuah acara webinar beberapa waktu lalu.
"Tentu bukan hal gampang. Rumit sekali pemindahan ibu kota itu," ujarnya, melansir dari WartaEkonomi.co.id--Jaringan Suara.com, Rabu (2/2/2022).
Wakil Presiden Indonesia ke-10 dan ke-12 itu menyebut, untuk menyempurnakan pembangunan IKN secara menyeluruh, memerlukan waktu yang tak sebentar. Ia bahkan memberikan contoh dari negara lain, yang perlu waktu 20 tahun untuk capai kesempurnaan dalam pemindahan IKN.
"Negara lain butuh 20 tahun baru bisa sempurna, apalagi kita bukan negara federal," katanya.
Sebelumnya, DPR RI telah mengesahkan RUU IKN menjadi UU dalam rapat paripurna, Selasa (18/1). Dengan demikian, pembangunan IKN di Kalimantan Timur telah memiliki landasan hukum yang jelas.
Presiden Jokowi juga telah menetapkan nama IKN baru Indonesia bernama Nusantara.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Lampaui Target, Realisasi Investasi Kota Bontang 2025 Tembus Rp3,08 Triliun
-
Nikmati BRI KPR Take Over Tenor 25 Tahun untuk Atur Ulang Cicilan Rumah Agar Cash Flow Lebih Efisien
-
Oknum Guru SLB di Berau Jadi Tersangka Pencabulan 5 Siswi Disabilitas
-
Pengakuan Laundry Tempat Cuci Kebutuhan Rumah Dinas Gubernur Kaltim
-
Klarifikasi Pemprov Kaltim Terkait Flyer Debat Rudy Mas'ud vs BEM KM Unmul