SuaraKaltim.id - Pembiayaan pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) baru Indonesia yang ada di Kaltim, disebut akan dibantu oleh Putra Mahkota Abu Dhabi Mohamed Bin Zayed. Hal itu disampaikan Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan.
Ia membeberkan hal tersebut saat menghadiri Hari Lahir NU ke-96 secara virtual Sabtu (5/2/2022) kemarin. Kabar itu pun viral di media sosial (Medsos).
Salah satu akun yang mengunggah kabar itu ialah @penajamterkini_net. Ia menjelaskan pernyataan Luhut tersebut dengan rinci dalam keterangan tulisnya.
"Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan membeberkan fakta bahwa Mohamed Bin Zayed akan membantu pembangunan Ibu Kota Negara (IKN). Putra Mahkota Abu Dhabi tersebut disebut akan ikut mendanai pembangunan IKN Nusantara di Kalimantan Timur. Hal itu disampaikan Luhut Binsar Pandjaitan saat menghadiri Harlah NU Ke-96 secara virtual pada Sabtu, 5 Februari 2022," jelasnya, dikutip Jumat (11/2/2022).
Tak hanya itu, melansir dari keterangan tulis admin, Luhut juga menyebut hal itu bisa terjadi lantaran sang putra mahkot memiliki keterikatan dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Yah, katanya, orang nomor satu di Indonesia berteman baik dengan sang putra mahkota. Hingga menjadi alasan Mohamed Bin Zayed memberikan bantuan untuk membangun IKN Nusantara.
"Bantuan yang diberikan Pangeran Mohamed Bin Zayed itu diberikan, karena dia berteman baik dengan Presiden Jokowi," terangnya.
Tanggapan warganet
Warganet yang melihat unggahan tersebut ramai memberikan komentar. Banyak dari mereka yang tak menyetujui pernyataan Luhut tersebut.
Baca Juga: Pemindahan IKN ke Kaltim Disebut Bogat Widyatmoko Punya Banyak Ancaman, Warganet Minta Batalkan
Alasannya, karena warganet takut Indonesia akan memiliki banyak hutang akibat pembangunan IKN di Bumi Mulawarman.
"Giliran bayar hutang nagih nya ke rakyat ," ucapnya.
"Kata" nya dipercantik 'mendanai' makna sebenarnya 'Memberi Pinjaman' ," singgungnya.
"Gak ush aja pak. Nambah² hutang negara aja," sambungnya.
"Mendanai atau meminjamkan uang?," tanyanya.
"Si tukang ngutang," tegasnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Komitmen GCG dan Efisiensi BUMN Mendapat Dukungan dari Kalangan Pengamat
-
Kaltim Berusaha Jaga Harga Sawit Pasca Pidato Prabowo soal Ekspor Terpusat
-
QLola by BRI Hadir sebagai Strategi Cerdas Mengelola Payroll Perusahaan Secara Efisien
-
BRI Kartu Kredit Tawarkan Berbagai Keuntungan bagi Para Traveler, Yuk Cek di Sini!
-
BRI Perluas Investasi Syariah, Bersama Syailendra Capital Garap Reksa Dana: Return Tembus 7,58%