SuaraKaltim.id - Vaksinasi dosis tiga di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) berjalan lambat. Hal itu diakui Pelaksana Tugas (Plt) Bupati PPU Hamdam Pongrewa.
“Dosis tiga masih sekitar 5,7 persen, ya ini memang masih kurang,” ujarnya disela-sela vaksinasi SD Negeri 004, Kecamatan Sepaku, melansir dari Inibalikpapan.com--Jaringan Suara.com, pada Selasa (15/3/2022).
Menurutnya, peran TNI dan Polri sangat membantu untuk percepatan vaksinasi di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. Karena sebelumnya, sempat orangtua siswa menolak anaknya divaksin.
“Memang ada sedikit khususnya vaksiansi terhadap siswa karena ada sebagian orangtua yang belum memahami yang enggan anaknya divaksin,” ucapnya.
Pendekatan yang dilakukan Babinkabtimas maupun Babinsa untuk memberikan edukasi kepada warga maupun orangtua siswa yang belum memahami pentingnya divaksin, akhirnya bisa memahami.
“Tapi karena pendekatan yang kita lakukan secara bersama-sama terutama teman-teman babinsa, babinkabtimas yang aktif terus memberikan pengertian sehingga pelan-pelan bisa kita selesaikan,” jelasnya.
Ia menjelaskan, berkat dukung TNI–Polri hingga vaksinasi dosis satu di PPU telah mencapai 90,68 persen. Sedangkan dosis dua mencapai 78,28 persen.
“Alhamdulilah berkat dukungan dan kerjasama TNI-Polri yang luar biasa kita PPU sampai sekarang capain vaksinasi kita dosis satu sudah 90,68 persen. Dosis dua itu 78,28 persen,” pungkasnya.
Baca Juga: KPK Tambah Penahanan 30 Hari, Bupati PPU Abdul Gafur Mas'ud bakal Berpuasa di Penjara
Berita Terkait
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- 12 Pilihan Mesin Cuci Langsung Kering Tanpa Jemur
- Angka Hoki Shio untuk Menarik Rezeki dan Keberuntungan Finansial
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Jejak Aparat pada Kematian Pedagang Cermin saat Demo 27 Agustus 2026
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
Terkini
-
Antrean Panjang BBM di Kaltim, Jam Operasional SPBU Disebut Jadi Pemicu
-
Kaltim Hadapi Tantangan Backlog 591 Ribu KK, Program Rumah Subsidi Digenjot
-
BKSDA Kaltim Lepasliarkan Orang Utan yang Viral Melintas di Jalan
-
Kawat Medis Tertinggal Dalam Jantung, Dugaan Malpraktik di RSUD Samarinda
-
PHRI Kritik Gubernur Rudy Mas'ud yang Utamakan Hotel BUMD untuk Kegiatan Dinas