SuaraKaltim.id - Para pelajar SD Negeri 004 maupun masyarakat Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) tampak kecewa setelah Presiden Joko Widodo (Jokowi) batal hadir dalam kegiatan vaksinasi.
Karena sebelumnya, Presiden Jokowi dijadwalkan akan meninjau langsung kegiatan vaksinasi di kawasan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara itu pada Selasa (15/3/2022) pagi.
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati PPU Hamdam Pongrewa mengatakan, sebelumnya pada pelajar dan masyarakat Sepaku sangat berharap, bisa bertemu dan bersama langsung dengan Presiden Jokowi.
“Memang ada sedikit kekecewaan dari para anak-anak sekolah ini yang ekspetasinya sangat besar minimal bisa bersapa dengan Bapak Presiden,” ujarnya, disela-sela vaksinasi, melansir dari Inibalikpapan.com--Jaringan Suara.com.
Ia melanjutkan, meski begitu masyarakat bisa memahami batalnya kehadiran Presiden Jokowi. Karena ada acara yang lebih penting yang harus dihadiri orang nomor satu di Indonesia itu.
“Namun begitulah Bapak Presiden tentu lebih banyak tugas yang lebih penting untuk negara ini dan masyarakat bisa memahami,” ucapnya.
Ia menyampaikan, dalam vaksinasi tersebut, panitia menyediakan sekitar 600 dosis vaksin. Khususnya, untuk dosis kedua dan dosis ketiga. Namun ada juga untuk sasaran vaksinasi dosis pertama.
“Hari ini menurut panitia sekitar 600 sasaran, dari vaksin kedua dan vaksin ketiga. Sebagian besar vaksin kedua dan vaksin ketiga. Ada juga beberapa vaksin satu. Kelompok usia mulai 6-11 tahun terus yang usia dewasa dan ada lansia dan ada beberapa instasi pemerintah, lengkap,” tandasnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- 12 Pilihan Mesin Cuci Langsung Kering Tanpa Jemur
- Angka Hoki Shio untuk Menarik Rezeki dan Keberuntungan Finansial
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Jejak Aparat pada Kematian Pedagang Cermin saat Demo 27 Agustus 2026
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
Terkini
-
Antrean Panjang BBM di Kaltim, Jam Operasional SPBU Disebut Jadi Pemicu
-
Kaltim Hadapi Tantangan Backlog 591 Ribu KK, Program Rumah Subsidi Digenjot
-
BKSDA Kaltim Lepasliarkan Orang Utan yang Viral Melintas di Jalan
-
Kawat Medis Tertinggal Dalam Jantung, Dugaan Malpraktik di RSUD Samarinda
-
PHRI Kritik Gubernur Rudy Mas'ud yang Utamakan Hotel BUMD untuk Kegiatan Dinas