SuaraKaltim.id - Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perindustrian dan Perdagangan (Kukmperindag) Penajam Paser Utara (PPU), meminta bantuan dana kepada Kementerian Perdagangan (Kemendag) untuk membenahi pasar tradisional di daerahnya.
Kepala Dinas Kukmperindag PPU Kuncoro mengatakan, pihaknya telah mengajukan anggaran untuk membenahi atau menata 4 pasar tradisional pada tahun ini. Ia optimistis pengajuan anggaran untuk revitalisasi empat pasar tradisional tersebut disetujui pemerintah pusat.
"Adanya pemindahan IKN (ibu kota negara) menjadi dasar usulan bantuan anggaran penataan pasar tradisional kemungkinan besar diakomodasi Kemendag," ujarnya, mengutip dari ANTARA, Rabu (23/3/2022).
Menurutnya, 4 pasar tradisional tersebut saat ini kondisinya cukup memprihatinkan. Sehinngga membutuhkan perbaikan agar pasar menjadi nyaman, aman dan bersih.
Pasar tradisional yang diajukan untuk dilakukan pembenahan berada di Desa Semoi Dua, Desa Sukaraja dan Desa Bumi Harapan, Kecamatan Sepaku, serta di Kelurahan Sotek. Kecamatan Penajam.
Pasar tradisional di Desa Sukaraja, Desa Bumi dan Kelurahan Sotek menurut dia, belum pernah mendapatkan bantuan perbaikan dari pemerintah pusat.
"Kalau pasar tradisional di Desa Semoi Dua pernah dapat bantuan pembenahan dari dana tugas pembantuan Kemendag pada 2017," ucapnya.
Anggaran yang diajukan Dinas Kukmperindag PPU kepada Kementerian Perdagangan untuk penataan pasar tradisional tersebut, jelas dia, sekitar Rp23 miliar. Anggaran sekitar Rp23 miliar untuk pembenahan pasar tradisional di Desa Sukaraja Rp10 miliar, Desa Semoi Rp3 miliar, Desa Bumi Harapan Rp7 miliar dan di Kelurahan Sotek Rp3 miliar.
Membenahi dan menata pasar tradisional akan berdampak pada kenyamanan, keamanan serta kebersihan yang dirasakan pedagang dan konsumen kata dia, sehingga dapat membuat ekonomi masyarakat terus tumbuh.
Baca Juga: 5 Daftar Jajanan Pasar Tradisional yang Masih Eksis hingga Kini
"Seiring kegiatan di pasar ramai," tandasnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- 25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol
- Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
- Khofifah dan Emil Hadiri Pameran Tunggal Lukisan SBY, Apresiasi Karya Presiden ke-6 RI
- 3 Fakta Gila Usai Persib Bandung Kalahkan FC Seoul: Tumbangkan Ranking 26 Asia
Pilihan
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
Terkini
-
BRI Salurkan KPP Rp12 Triliun Kepada 83.210 Debitur Hingga September 2026
-
BRI dan Komitmen Membangun Ekosistem Olahraga Indonesia yang Berkelanjutan
-
'Seperti Batang Kayu', Orang Utan Kerap Muncul di Jalan Poros Kutai Timur
-
33,8 Juta Debitur Dilayani, BRI Perkuat Peran dalam Holding UMi
-
BKSDA Kaltim Selidiki Kemunculan Orang Utan di Jalan Raya Bengalon Kutim