SuaraKaltim.id - Mabes Polri menginstruksi seluruh jajaran Polda untuk mengawasi distribusi BBM selama 24 jam. Tujuannya, untuk mengantisipasi terjadinya kelangkaan saat Ramadan.
Instruksi disampaikan langsung Bareskrim Polri kepada seluruh Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) di 34 Polda untuk turun ke lapangan melakukan pengawasan distribusi BBM.
Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Divisi Humas Mabes Polri Kombes Gatot Repli Handoko mengatakan hal ini disampaikan langsung oleh Kabareskrim Polri Komjen Pol Agus Andrianto.
“Kemarin dari Bareskrim sudah memberikan perintah kepada Dirkrimsus jajaran untuk segera turun mengantisipasi jalur dari pada pendistribusian BBM yang di wilayahnya masing-masing,” kata Gatot di Mabes Polri, melansir dari Inibalikpapan.com--Jaringan Suara.com, Rabu (6/4/2022).
Menurutnya, instruksi ini disampaikan sebagai upaya untuk mengantisipasi terjadinya kelangkaan. Di samping itu juga untuk meminimalisir terjadinya penimbunan hingga oplosan.
“Jangan sampai ada oplos-mengoplos atau timbun-menimbun,” katanya.
Ia menambahkan, pengawasan ini, akan dilakukan pada Ramadan selama 24 jam nonstop. Pemantauan ketat akan dilakukan guna pengawasan.
“Itu yang nanti dipantau selama 24 jam selama bulan Ramadhan,” pungkasnya.
Baca Juga: Harga BBM Melambung Tinggi, Nelayan di Kendari Kesulitan Melaut
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Dana Ilegal Tidak Mengalir ke Perbankan, Kejati Sebut Kerugian Negara Rp1,4 Triliun Dikembalikan
-
Pertamax Naik, Dapat Pertalite di Kota Minyak Semakin Sulit
-
Salahgunakan Pemberian KUR, Delapan Ibu-ibu di Samarinda Diamankan Kejaksaan
-
Kini Hindari Wawancara, Gaya Komunikasi Gubernur Rudy Mas'ud Jadi Sorotan
-
Diskominfo Kaltim Soroti Media Lokal Abaikan Kode Etik Demi Viralitas