SuaraKaltim.id - Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan terus menggencarkan pelaksanaan vaksinasi di Kota Minyak. Khususnya, untuk pemberian dosis ketiga atau booster.
Kepala DKK Balikpapan, Andi Sri Juliarty mengatakan, saat ini pelaksanaan vaksinasi di sentra-sentra vaksin masih disiapkan Pemkot Balikpapan. Di antaranya, di BSCC Dome dan Gedung Klandasan yng dia tegaskan masih dilaksanakan.
“Pelaksanaan vaksinasi juga dilakukan dan dibantu TNI Polri, Lanud, dan Lanal Balikpapan,” ujarnya, melansir dari Inibalikpapan.com--Jaringan Suara.com, Kamis (7/4/2022).
Lanjut dio, biasa Andi Sri Juliarty disapa, gencarnya Pemkot Balikpapan meminta masyarakatnya untuk melakukan vaksinasi booster sesuai dengan target yang dicanangkan Pemerintah Pusat. Yakni, untuk mencapai 70 persen capaian vaksinasi booster di bulan Juni.
“Untuk di Kota Balikpapan, capaian vaksinasi booster untuk petugas pelayanan publik sudah mencapai 30 persen, sedangkan untuk lansia sudah mencapai 28 persen, dengan total kalau dirata-rata baru sekitar 24 persen,” ungkapnya Dio.
“Yang jadi masalah untuk kelompok anak dan remaja, karena rupanya jadi syarat untuk mudik, orangtua akan membawa anak-anak untuk mudik, namun remaja untuk mendapatkan booster di aplikasi peduli lindungi banyak yang belum terbuka,” tutupnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Pemprov Kaltim Rincikan Anggaran Renovasi Rumah Dinas Gubernur Rp25 Miliar
-
Wali Kota Samarinda Tolak Penghapusan Iuran BPJS, Begini Jawaban Pemprov Kaltim
-
Kabar Bantuan Iuran BPJS Warga Samarinda Dihentikan, Pemprov Kaltim Klarifikasi
-
Tolak Kebijakan Pemprov Kaltim soal Iuran JKN, Wali Kota Samarinda: Tidak Adil!
-
Penetapan Tersangka Dipertanyakan, Kasus Muara Kate Diduga Ada 'Kambing Hitam'