SuaraKaltim.id - Larangan mudik jelang lebaran sempat ditiadakan akibat Covid-19 melanda. Kebijakan itu terjadi sejak 2019 lalu. Untuk 2022 ini, diprediksi bakal ada lonjakan mudik. Terutama yang menggunakan kapal laut.
Berkaitan soal itu, Kapolsek Pelabuhan Semayang, AKP Abu Sangit mengaku, dari pantuannya, hingga saat ini belum ada lonjakan arus mudik yang terjadi di pelabuhan Semayang.
Meski sudah ada keringanan untuk mudik dengan syarat sudah mendapat vaksin booster, beberapa antisipasi untuk pengamanan tetap dilakukan pihaknya.
“Belum ada peningkatan, kita selalu siap, begitu juga dengan pelaksanana booster di pelabuhan Semayang,” ujarnya, melansir dari Inibalikpapan.com--Jaringan Suara.com, Selasa (19/4/2022).
Ia menambahkan, termasuk dalam memonitor para calo, dan mencegah adanya senjata tajam (sajam), minuman keras (miras), serta narkoba yang dikirim melalui kapal laut.
“Untuk sajam masih ada saja ditemukan, rata-rata dari para petani yang menggunakan angkuta laut, alasannya alat bekerjanya ingin dibawa pulang ke kampung halaman,” akunya.
“Kalau sajam tidak boleh dibawa naik kapal, nanti dititipkan ke polsek, jika kembali dari kampung halaman boleh mengambil kembali sajam di polsek,” tutupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
Terkini
-
BRI dan Komitmen Membangun Ekosistem Olahraga Indonesia yang Berkelanjutan
-
'Seperti Batang Kayu', Orang Utan Kerap Muncul di Jalan Poros Kutai Timur
-
33,8 Juta Debitur Dilayani, BRI Perkuat Peran dalam Holding UMi
-
BKSDA Kaltim Selidiki Kemunculan Orang Utan di Jalan Raya Bengalon Kutim
-
Karhutla 400 Hektare di Kaltim Didominasi Lahan Mineral, BNPB: Sawit Belum Masif