SuaraKaltim.id - Pria berinisial HP (40) diringkus tim reskrim Polres Bulungan lantaran menyetubuhi anak tirinya yang masih di bawah umur. Pelaku diamankan di Kabupaten Tanjung Selor saat hendak membawa korban melarikan diri, pada hari Sabtu (16/4/2022).
Dari informasi yang dihimpun, pada hari Selasa (5/4/2022), bahwa seorang pekerja sosial (Peksos) bernama Ramadhan di lingkungan rumah sakit melaporkan kejadian bahwa ada anak di bawah umur dalam posisi hamil.
“Jadi si peksos ini (Ramadhan) curiga langsung bertanya. Namun pada saat ditanya, anak itu tidak mau mengakui bahwa yang melakukan persetubuhan itu adalah ayah tirinya. Setelah di bujuk rayu sama si peksos ini, barulah anak itu mengaku bahwa pelakunya ada Ayah tirinya,” ungkap Kapolres Bulungan, AKBP Ronaldo Maradona, melalui Kasat Reskrim Polres Bulungan Polres Bulungan, Iptu M Khomaini yang dihubungi melalui sambungan seluler, Selasa (19/4/2022).
Dari laporan tersebut, akhirnya tim Reskrim Polres Berau langsung melakukan penyelidikan terhadap pelaku.M Khomaini menjelaskan, selama 4 hari pihaknya melakukan pencarian terhadap pelaku. Namun HS sudah mengantisipasi dari kejaran pihak kepolisian.
“Senin (16/4/2022), kami dapat laporan bahwa pelaku (HS) ini berada di kawasan Tanjung Agung. Kami langsung berangkat kesana, namun tidak membuahkan hasil,” jelasnya.
Tak membuahkan hasil, pihak kepolisian pun tetap melakukan pencarian terhadap HS. Setelah adanya kembali laporan bahwa pelaku berada di kawasan Tanjung Selor, lantas pihak kepolisian pun dengan sigap menuju daerah tersebut.
“Ada informasi bahwa pelaku ada di Tanjung Selor untuk menjemput anaknya (korban). Saat pelaku mau menjemput korban dirumahnya kami langsung menangkap pelaku saat diam au membawa korban,” beber M Khomaini.
Saat diinterogasi, kepada polisi, HS mengaku bahwa sudah menyetubuhi korban sebanyak empat kali.
“Iya pelaku ini pakai bujuk rayu, dengan pura-pura kesurupan alasannya harus berhubungan badan dengan korban,” Tambahnya.
Baca Juga: Kena Prank Test Pack, Jessica Iskandar Ungkap Momen saat Tahu Dirinya Hamil
“Karena korban hamil kalau ditanya tetangganya, anak ini ngakunya dihamili sama temannya,” sambungnya.
Kini HS telah ditahan di Polres Bulungan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai pasal 81 ayat 1, ayat 2, ayat, 3, UU RI Nomor 17 tahun 2017 juncto pasal 76D UU RI Nomor 35 tahun 2014, tentang perubahan UU RI No. 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak, dengan ancaman penjara paling lama 15 tahun, dan denda Rp 5 miliar.
Kontributor : Apriskian Tauda Parulian
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Pengakuan Laundry Tempat Cuci Kebutuhan Rumah Dinas Gubernur Kaltim
-
Klarifikasi Pemprov Kaltim Terkait Flyer Debat Rudy Mas'ud vs BEM KM Unmul
-
Polisi Viral Merokok Sambil Nyetir: Saya Berjanji Takkan Mengulangi Lagi
-
Oknum Polisi Viral Nyetir Sambil Merokok di Banjarmasin Terancam Sanksi
-
Berpangkat AKBP, Polisi Ngeyel Ditegur Merokok Sambil Nyetir Akhirnya Minta Maaf